Presiden BEM Jadi Tersangka, Mahasiswa UNS Gelar Aksi Solidaritas


SOLO, SERUJI.CO.ID – Menyusul ditetapkannya sejumlah mahasiswa sebagai tersangka dalam aksi evaluasi 3 tahun Jokowi-JK, mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar aksi. Aksi solidaritas digelar Rabu (25/10) sekitar pukul 14.00 WIB di Boulevard (gerbang utama) UNS.

Sekitar 200 orang mahasiswa membawa sejumlah poster, antara lain bertuliskan ‘Darurat Demokrasi’, ‘Save Wildan’ dan ‘Suara Dibungkam, Kami Lawan’.

Humas Aksi Solidaritas Muhammad Shidiq Fathoni menjelaskan, aksi solidaritas ini dilakukan sebagai buntut ditangkapnya belasan mahasiswa. Mereka ditangkap usai aksi evaluasi Jokowi-JK di Jakarta Pusat, Jumat (20/10) lalu.

“Beberapa mahasiswa ditangkap dan dijadikan tersangka, salah satunya Presiden BEM UNS Wildan Wahyu Nugroho,” papar Shidiq, Rabu (25/10).

Selain berorasi, para peserta aksi juga menandatangani kain panjang putih. Kain tersebut bertuliskan #SaveWildan.

“Aksi tidak berhenti sampai di sini saja. Kami akan terus melakukan aksi dengan eskalasi lebih besar sebagai bentuk dukungan,” terang dia.

Sedangkan setelah ditetapkannya Presiden BEM UNS Wildan Wahyu sebagai tersangka, otoritas kampus mengaku akan memberikan bantuan hukum pada Wildan.

“Kami sudah menunjuk Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Fakultas Hukum UNS untuk membantu proses hukum Wildan,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Darsono, kemarin. (Vita Kurnia/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Memaknai Indonesia

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close