Pantai di Gunung Kidul Dipadati Ribuan Wisatawan

GUNUNG KIDUL, SERUJI.CO.ID – Ribuan wisatawan memadati objek wisata pantai dan non-pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari pertama Lebaran 1440 Hijriah.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul, Harry Sukmono, di Gunung Kidul, Rabu (5/6), mengatakan data yang masuk hingga 18.30 WIB, jumlah wisatawan yang masuk hari ini sebanyak 9.830 orang.

“Lebih dari 80 persen wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kidul masuk objek wisata pantai. Hal ini dikarenakan wisata pantai merupakan destinasi unggulan di Gunung Kidul,” katanya.

Ia mengatakan wisata pantai yang masih menjadi primadona, yakni Pantai Baron, dan Indrayanti atau Pulang Syawal. Selain itu, yang sedang fenomena dikunjungi wisatawan, yakni Pantai Gesing.

“Informasi yang masuk, kunjungan wisatawan ke Pantai Gesing mengalami lonjakan yang signifikan, sehingga menyebabkan kemacetan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS),” katanya.

Harry mengatakan pada Lebaran 2019 ini, Dinas Pariwisata tidak banyak menargetkan jumlah kunjungan wisata karena berdekatan dengan libur sekolah pada akhir Juni hingga pertengahan Juli 2019.

“Kami tidak mematok target tinggi terkait jumlah kunjungan wisatawan pada libur lebaran tahun ini. Hal itu dikarenakan pada masa Lebaran ini, hari libur yang ada dinilai terlalu singkat,” kata Harry.

Ia memprediksi libur Lebaran efektif antara 6 Juni hingga 9 Juni, selebihnya libur sebelum lebaran banyak digunakan untuk kegiatan belanja, di pasar atau di mall misalnya. Sehingga, Dinas Pariwisata hanya menargetkan sejumlah 172.540 wisatawan saat libur Lebaran nanti.

Jumlah kunjungan wisatawan sendiri diperkirakan masih akan memadati kawasan pantai selatan Gunung Kidul. Kemudian wisata non-pantai, objek wisata Gua Pindul juga masih menjadi primadona.

“Kami memperkirakan 80 persen wisatawan berlibur ke pantai, karena Gunung Kidul identik dengan keindahan pantainya,” katanya.

Terkait lonjakan wisatawan saat libur nasional, Harry mengatakan Dinas Pariwisata tidak bisa berbuat banyak mengatasi lonjakan wisatawan. Wisatawan sendiri datang sesuai jadwal acara mereka sehingga kepadatan pengunjung sulit teratasi.

“Biasanya wisatawan sudah punya agenda acara, jam sekian di sini, kemudian beberapa jam lagi pindah, seperti itu,” kata dia.

Ia berharap kepada pengelola agar bisa menyediakan fasilitas atau wahana lain agar tidak terjadi tumpukan wisatawan yang masuk ke dalam gua. Sehingga pengunjung dapat menunggu sembari melakukan aktifitas lain.

“Kalau bisa transit, kan ada ruang tunggu dengan diisi kegiatan. Harapan kami seperti itu,” kata Harry.

Harry mengharapkan para pelaku wisata dapat memanfaatkan singkatnya masa libur lebaran kali ini. Utamanya pada pelaku usaha kuliner.

Selama ini, banyak wisatawan yang datang ke Gunung Kidul tapi minim yang menjajakan uangnya di lokasi wisata. Hal ini harus disikapi kreatif oleh pelaku usaha.

“Jangan menjual makanan dan oleh-oleh dengan harga di atas kewajaran. Hal ini akan membuat wisatawan enggan datang dan merusak citra wisata di Gunung Kidul. Boleh menaikkan harga makanan, minuman dan oleh-oleh, tapi yang wajar. Wisata maju, masyarakat juga yang diuntungkan,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER