Rekapitulasi di Kabupaten Bandung Selesai: Prabowo Unggul Telak 61,55 Persen

SOREANG, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung telah menyelesaikan rekapitulasi perhitungan suara Pemilu 2019 pada Ahad (5/5) untuk tingkat Kabupaten/Kota.

Dari sidang pleno terakhir yang akhirnya telah menyelesaikan keseluruhan kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung yang berjumalah 31 kecamatan, pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul telak dengan 61,55 persen, atas pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf yang meraih 38,45 persen.

Prabowo-Sandiaga meraih dukungan sebanyak 1.246.921, sementara Jokowi-KH Ma’ruf hanya mampu meraih dukungan sebanyak 778.826 suara.

Suara terbesar diraih Prabowo-Sandiaga Uno di Kecamatan Baleendah sebanyak 92.642 suara, diikuti Rancaekek sebanyak 74.204 suara, Cileunyi sebesar 65.873 suara, dan Ciparay sebesar 64.501 suara.

Jokowi-KH Ma’ruf mendapatkan rata-rata 10 ribu hingga 47 ribu suara di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung.

Jumlah surat suara sah mencapai 2.025.747 suara, sementara surat suara tidak sah mencapai 39.578 suara.

Hasil sidang pleno rekapitulasi perhitungan suara KPU Kabupaten Bandung tersebut diterima oleh saksi kedua paslon dan partai politik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER