Sarden Kaleng Bercacing Tidak Ditemukan Disperindag Lebak

LEBAK, SERUJI.CO.ID – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak hingga kini tidak menemukan sarden kaleng bercacing setelah melakukan pengawasan dan pemantauan di sejumlah toko serba ada (ritel).

“Kami bersama-sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Kepolisian melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko ritel tidak ditemukan sarden kaleng bercacing,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak Aep Saepudin di Lebak, Sabtu (7/4).

Petugas melakukan penyisiran di sejumlah toko serba ada, di antaranya Giant, Alfamart, Indomaret dan lainnya.

Namun, pengawasan dan pemantauan sarden kaleng bercacing tidak ditemukannya.

Petugas melakukan pembukaan beberapa merk sarden kaleng bercacing, tetapi tidak ditemukan.

Karena itu, pihaknya tidak bisa melakukan penarikan produk sarden tersebut.

Apabila, ditemukan kaleng sarden bercacing maupun sudah kedaluarsa maka akan dilakukan penarikan produksinya.

“Meski tidak ditemukan sarden kaleng bercacing, namun warga tetap waspada,” katanya.

Kepala Bidang Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Edi Purnomo mengatakan pihaknya melaksanakan inpseksi gabungan itu menindak lanjuti surat edaran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.