Oknum Caleg PKS Terjaring OTT Dugaan Politik Uang di Lombok Timur

MATARAM, SERUJI.CO.ID – Seorang oknum calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dugaan politik uang atau money politic di wilayah Denggen Timur, Kecamatan Selong, Lotim, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (15/4) malam.

Informasi yang didapat SERUJI dari koresponden di Lombok Timur, OTT dilakukan Panwascam Selong bersama Bawaslu Lotim dan pihak kepolisian saat caleg bernama Muhammad Ali Akbar tersebut sedang membagi-bagikan uang kepada warga.

Ketua Panwaslu Lombok Timur, Retno Sirnopati mengungkapkan, OTT tersebut bermula dari laporan warga dan pengawas TPS di Kecamatan Selong yang melihat caleg PKS dari Dapil 1 nomor urut 3 tersebut kampanye di saat masa tenang.

“Berikutnya Panwascam bersama-sama Bawaslu dan kepolisian mengamankan pelaku,” ungkap Retno saat dikonfirmasi, Senin (15/4) malam.

Sementara itu, Ketua Panwascam Selong, Abdurrahim mengungkapkan bahwa saat dilakukan OTT, Ali Akbar tengah membagi-bagikan amplop ke warga yang berisi uang Rp25 ribu dan kertas kampanye caleg tersebut.

Saat ini oknum caleg PKS tersebut sedang diamankan di Kantor Bawaslu Lombok Timur untuk dilakukan klarifikasi dan pendalaman. Turut dibawa ke Kantor Bawaslu barang bukti berupa amplop yang dibagi-bagikan dan saksi untuk dimintai keterangan.

Dari informasi yang didapat SERUJI, Ali Akbar kepada Bawaslu sempat mengaku bahwa ia merasa dijebak dalam OTT tersebut. Karena, menurutnya, kedatangannya ke lokasi atas undangan seorang temannya.

Editor:Hrn

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER