Viral: Video Bupati Kuningan Sebut “Laknat” Jika Kepala Desa Tidak Dukung Jokowi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Kuningan, Acep Purnama sedang berorasi, viral hari ini, Ahad (17/2) di media sosial.

Dalam video berdurasi 39 detik itu, Acep ‘melaknat” kepala desa jika tidak mendukung calon Presiden (capres) nomor urut 01, Jokowi dalam Pilpres 2019.

“Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi berarti laknat,” ujar Acep di dalam video yang tersebar di medsos.

Bawaslu Benarkan Video Acep Yang Laknat Kepala Desa Jika Tak Dukung Jokowi

Bupati Kuningan, Acep Purnama.

Dikutip dari detik.com, Komisioner Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawan membenarkan apa yang ada di video tersebut.

Menurut Jalil, potongan video Acep tersebut diambil pada saat acara deklarasi Tim Akar Rumput Jokowi-K Ma’ruf Amin Kabupaten Kuningan, di Hotel Purnama Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (16/2) kemarin.

“Iya itu benar Pak Acep Bupati Kuningan. Kejadiannya itu kemarin. Kita dapat surat pemberitahuan acara itu, tapi dalam suratnya itu tak dicantumkan siapa saja yang hadir,” kata Jalil sebagaimana dirilis detik.com, Ahad (17/2).

Beriku video Acep Purnama yang sebut ‘laknat” kepala desa jika tak dukung Jokowi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.