Kemanakah Suara Umat Islam di Putaran Kedua Pilgub DKI

1
241

Pilgub DKI Jakarta 2017 putaran pertama telah digelar, Rabu (15/2). Seluruh lembaga survei mencatatkan hasil quick count (penghitungan cepat) yang sama, menempatkan paslon Ahok-Djarot dan Anis-Sandi di posisi pertama dan kedua.

Hasil yang sama juga dicatat quick real count KPU dan tim survei ketiga paslon. Katakanlah hasil tersebut sama meski berbeda sedikit dalam persentase dengan hasil penghitungan manual KPU DKI Jakarta yang merupakan hasil resmi nanti. Dapat dipastikan Pilgub DKI Jakarta 2017 digelar dua putaran.

Lalu bagaimanakah nasib suara umat Islam, terutama pemilih Agus-Sylvi pada putaran kedua pada 19 April nanti? Apakah semua suara tersebut terdistribusi semua ke paslon nomor 3 Anies-Sandi? Atau apakah Ahok-Djarot juga mendapat limpahan suara pemilih Agus-Sylvi? Jika diakumulasi suara pemilih pada paslon Agus-Sylvi dan Anies-Sandi, sudah tentu dapat mengalahkan Ahok-Djarot pada putaran kedua nanti.

Beberapa netizen menganggap kekalahan Agus-Sylvi merupakan kekalahan umat Islam karena paslon ini disarankan oleh ulama-ulama (selain Anies-Sandi). Benarkah? Pemilih yang memutuskan memilih Agus-Sylvi, terutama muslim pada putaran pertama memiliki keraguan dengan Anies. Pasalnya, Anies dianggap sebagai bekas sekutu Jokowi karena pernah menjadi menteri di pemerintahan Jokowi. Dan beberapa keraguan lain pada Anies yang sudah ditepis sendiri oleh Anies di hadapan Habib Rizieq Syihab yang merupakan salah satu ulama paling berpengaruh.

Fakta ini tidaklah salah, karena menjelang pencalonannya kader dan simpatisan PKS sebagai salah satu partai pengusung Anies-Sandi pun memiliki keraguan dan pertanyaan pada diri pribadi Anies. Namun semua itu mampu ditepisnya dan gencarnya sosialisasi visi misi dan program kerja yang dilancarkan. Termasuk yang sangat diingat oleh calon pemilih adalah menolak reklamasi pantai utara Jakarta.

Pemilih Agus-Sylvi bukan tidak mungkin pada putaran kedua ada yang memilih Ahok-Djarot. Tapi rasanya itu sangat kecil, karena pemilihnya, khususnya  yang menginginkan pemimpin muslim, perubahan, dan kader serta simpatisan SBY dan Demokrat, menganggap pendukung Ahok-Djarot dan Jokowi sangat gencar menyudutkan SBY. Tentunya sulit untuk menerima dan menyoblos Ahok-Djarot pada putaran kedua nanti.

Dua calon pemimpin muslim Agus-Sylvi dan Anies-Sandi pada putaran pertama tentu saja sangat didukung pemilihnya. Ditambah munculnya kasus penistaan agama oleh Ahok pada akhir September 2016 lalu yang menimbulkan beberapa kali aksi bela Islam menuntut keadilan hukum atas tindakan tercela Ahok tersebut. Ulama-ulama berpengaruh menyarankan umat memilih satu di antara dua paslon muslim ini.

Sejatinya muslim memilih calon pemimpinnya adalah bentuk ketaatan ibadah umat Islam dalam Surat Al-Maidah ayat 51 dan dalil lainnya memilih, atau mengangkat muslim menjadi pemimpin. Dan ini juga dilindungi UUD 1945 Pasal 29 ayat 2.

Habib Rizieq Syihab yang merupakan salah satu ulama berpengaruh di Indonesia dalam twitter resminya @RizieqSyihabFPI telah menyerukan untuk bersatu dan tidak ada alasan lagi umat Islam terpecah belah pada putaran kedua Pilgub DKI Jakarta 2017 nanti untuk memilih paslon muslim nomor 3 (Anies-Sandi). Saatnya Jakarta kembali kita rebut.

Penulis: Syahrul Barkah adalah citizen journalist SERUJI

EDITOR: Rizky

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Kemendagri Dukung Ketegasan Kapolri Menjaga Netralitas Polri di Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri menyatakan mendukung ketegasan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam menjaga netralitas Pilkada di Maluku. "Tentu kami 'respect' dan mendukung atas...

Bantah Karena Ketidaknetralan, Polri Enggan Jelaskan Alasan Mutasi Wakapolda Maluku

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto membantah mutasi jabatan Brigjen Pol Hasanuddin sebagai Wakapolda Maluku akibat ketidaknetralan Hasanuddin dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Langsa Pimpin Apel Bersama

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID  - Hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri, Wali Kota Langsa Tgk. Usman Abdullah memimpin apel bersama dalam rangka halal...

Hari Pertama Masuk Kerja, 100 PNS Malah Bolos

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 100 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran 2018 dinyatakan absen. "Dari...

Akhirnya Basarnas Temukan Pendaki Gunung Gamalama yang Hilang

TERNATE, SERUJI.CO.ID - Tim Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut), bersama warga Moya akhirnya berhasil menemukan seorang mahasiswi STIKIP Ternate bernama Rahmi Kadis (21 tahun) dinyatakan...