Surat Suara Kurang, Coblosan Distop

SORONG – Kegiatan pemungutan suara di sebuah TPS di Kota, Sorong, Papua Barat, dihentikan sementara, Rabu (15/2). Penghentikan itu disebabkan karena kekurangan surat suara. Hal ini terjadi di  Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) Satu Kelurahan Malanu, Kota Sorong, Papua Barat.

Menurut Ketua KPPS Toto mengatakan, penundahan waktu pencoblosan tersebut atas kesepakatan warga pemilih dan saksi-saksi partai. Pasalnya, mereka kekurangan 200 surat suara pemilihan gubernur.

Dia mengatakan, jumlah DPT pada TPS itu 421. Namun surat suara gubernur yang diterima oleh KPPS dari KPU hanya 221 atau kekurangan 200 surat suara. “Sedangkan surat suara untuk pemilihan wali kota lengkap sesuai DPT,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pihak KPPS sudah melakukan komunikasi dengan KPU guna mengatasi kekurangan itu sehingga pelaksanaan Pilkada berjalan lancar.

Ketua KPU Kota Sorong Aser Rumanasen yang dikonfirmasi terkait kekurangan surat suara tersebut mengatakan, pihaknya sedang berupaya agar melengkapi kekurangan tersebut. “Kami manusia punya keterbatasan jadi wajar jika ada kekurangan. Kami upayakan agar pemilihan di TPS itu berjalan hari ini juga,” ujarnya.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER