21 April, KPU Tetapkan DPT Pilgub Sumsel

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – KPU Sumatera Selatan akan menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumsel pada 21 April mendatang.

Komisioner KPU Sumatera Selatan Heny Susantih di Palembang, Selasa (10/4), mengatakan pihaknya sudah memantau daftar pemilih sementara hasil perbaikan di kabupaten dan kota di Sumsel.

Menurut dia, daftar pemilih yang ganda-ganda dibersihkan dan laporan dari masyarakat juga ditindak lanjuti.

“Daftar pemilih yang ganda sekitar 194 ribu di Sumatera Selatan dan yang paling banyak di Ogan Komering Ilir dan Kota Palembang,” katanya.

Ia menyampaikan, pemilih ganda itu bisa beda tempat dimana mereka yang mengurus pindah, jadi di tempat lama masih terdata dan tempat baru terdata juga.

Pada hari ini dilakukan pleno rekap daftar pemilih sementara hasil perbaikan di tingkat desa dan kelurahan. Selanjutnya nanti di tingkat kecamatan dan di tingkat kabupaten dan kota di Sumsel.

Untuk di tingkat kabupaten dan kota penetapan DPT akan dilaksanakan pada 19 April, sedangkan di tingkat provinsi pada 21 April 2018, katanya.

Sebelumnya, KPU Sumsel telah menetapkan DPS pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018 sebanyak 5.713.765 orang. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.