HUT ke-17 Demokrat, SBY: Bekerja untuk Kepentingan Bangsa dan Negara


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Demokrat hari ini, Ahad (9/9) tepat berusia 17 tahun dalam kiprahnya dipanggung politik tanah air. Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lewat akun twitternya, @SBYudhoyono, menegaskan jadi diri partai yang didirikannya 17 tahun lalu itu.

“Bertekad dan menetapkan Partai Demokrat sebagai ‘Partai Tengah dan Partai Modern, berpaham Nasionalis-Religius dan berdasarkan Pancasila & Bhinneka Tunggal Ika’,” tulis SBY, Ahad (9/9).

SBY menegaskan, bahwa sebagai partai yang menganut dan memperjuangkan empat platform dan nilai dasar, yaitu Kesejahteraan Rakyat, Keadilan, Perdamaian, dan Demokrasi (Prosperity, Justice, Peace, dan Democracy), Demokrat akan terus berjuang dan berkerja untuk bangsa dan negara.

“Ke depan, baik berada di posisi kepemimpinan nasional maupun tidak, baik berada di pemerintahan pusat maupun tidak, Partai Demokrat akan tetap berjuang dan bekerja untuk kepentingan bangsa dan bernegara,” tegasnya.

Presiden ke-6 Indonesia ini juga menginstruksikan kepada seluruh kader Demokrat, dalam kondisi ekonomi saat ini, terus bekerja untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat.

“Semboyan Demokrat adalah ‘Utamakan Kepentingan Rakyat’. People First,” ujarnya.

“Akhirnya, semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, berkah, dan hidayah bagi Partai Demokrat, dan tentunya bagi bangsa dan negara tercinta,” pungkas SBY.

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close