Daftar KPU, PKS Pasang Target Menjadi Partai Papan Atas di Pemilu 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendaftarkan diri ke Komisi pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Sabtu (14/10). Dalam proses pendaftaran tersebut 43 kontainer dokumen persyaratan dibawa pengurus PKS.

Sekjen Partai PKS, Mustafa Kamal usai pendaftaran mengatakan di Pemilu tahun 2019 partainya akan berusaha untuk menjadi partai papan atas.

“Kisaran 12 persen dikonversi ke 70-80 kursi itu sudah cukup, tapi papan atas mungkin dituntut lebih dari itu ya. Kami harap di atas itu, agar lebih lapang dan leluasa lagi,” kata Mustafa.

Dia menjelaskan jika hal tersebut tentunya tak mudah dan perlu usaha serta kerja keras lebih besar dari semua kader.

“Kami ingin naik ke papan atas. Tentu Ini memerlukan kerja keras, kita lihat persentase di DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) yang lebih memadai ke depan agar bisa menyuarakan aspirasi rakyat,” ujarnya.

Dalam pantauan SERUJI di lapangan, dalam proses pendaftaran ke KPU, rombongan PKS ini diiringi dengan Marawis dan Salawat. (Fajar/Hrn)

4 KOMENTAR

  1. PKS itu bukan apa apa dan bukan siapa siapa. Tapi setiap Pemilu mampu bersaing dengan partai besar dan partai populer.
    Semua itu disebabkan oleh sistem kaderisasi yang sangat baik.

    Bismillah… semoga PKS mampu memberikan keadilan bagi negeri dan kesejahteraan bagi rakyat. Dan semoga Partai lainnya pun menjunjung tinggi azas keadilan dan sejahtera.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER