Presiden Bagikan 3.063 Sertifikat Tanah Warga Jabar

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID – Presiden Joko Widodo membagikan 3.063 sertifikat tanah warga Provinsi Jawa Barat di Lapangan Sekarwangi Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/4).

“Sertifikat merupakan bukti hak hukum atas tanah yang anda miliki. Kalau sudah pegang ini, sudah ada bukti. Orang lain ‘gak bisa macem-macem’ karena pegangan hukumnya jelas,” kata Presiden Jokowi usai penyerahan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan penerima sertifikat tanah itu.

Jumlah 3.063 penerima sertifikat itu berasal dari Kabupaten Sukabumi sebanyak 300 orang, Kota Sukabumi 162 orang, Kabupaten Cianjur 1.000 orang, Kabupaten Bandung Barat 1.001 orang dan Kabupaten Purwakarta 600 orang.

Kepala Negara menyebutkan beberapa tahun lalu, di seluruh Indonesia dalam setahun hanya ada penerbitan 500.000 sertifikat.

“Tapi tahun kemarin, ada penerbitan 590.000 sertifikat hanya untuk Jabar. Tahun ini 1,2 juta sertifikat akan diberikan kepada warga Jabar,” kata Jokowi.

Ia berpesan kepada warga penerima sertifikat agar menjaga dan merawat sertifikat yang telah diterima. “Tolong sertifikatnya diberi plastik, simpan di lemari, sebelumnya difotokopi dulu, simpan di tempat berbeda. Kalau ilang fotokopi masih ada, mengurusnya mudah,” katanya.

Ia menjelaskan pemerintah melaksanakan program sertifikasi tanah karena setiap dirinya ke daerah ke kampung, desa, selalu keluhan yang masuk masalah sengketa lahan, tanah. “Di semua provinsi ada. Tapi kalau sudah pegang ini menjadi jelas sekarang,” katanya.

Presiden juga berpesan jika pemegang sertifikat ingin “menyekolahkan” sertifikatnya ke bank maka harus melalui perhitungan yang matang.

“Kalau mau pinjam ke bank diitung, bisa mengangsur gak, bisa cicil gak per bulan. Kalau ndak, jangan nanti ilang sertifikat dan tanahnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara besar dan beragam. “Kita punya 714 suku, 17.000 pulau yang ditinggali. Bahasa daerah juga berbeda-beda Ini merupakan anugerah Allah,” katanya.

Presiden mengajak warga menjaga persaudaraan. Ia meminta Pilpres, Pilgub, Pilbup atau Wali Kota, Pilkada tidak membuat warga tidak rukun dan bersatu.

“Pesta demokrasi itu tiap lima tahun sekali, jadi silakan pilih yang paling baik setelah itu rukun kembali. Jangan sampai karena beda pilihan kita tidak saling sapa atau jadi retak. Sangat rugi sekali kita semuanya. Gunakan hak pilih sebaik-baiknya,” kata Presiden.

Sementara itu Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil berharap dengan pengembangan sistem pendaftaran tanah sistematis lengkap, sertifikasi tanah dapat diselesaikan paling lambat 2025 atau secepatnya 2023.

Ia menyebutkan sertifikat yang pada Sabtu (7/4) ini diserahkan merupakan sisa tahun 2017 yang belum dibagikan.

“Hari ini ada 3.063 penerima sertifikat, dari Kabupaten Sukabumi 300 orang, Kota Sukabumi 162 orang, Kabupaten Cianjur 1.000 orang, Kabupaten Bandung Barat 1.001 orang dan Kabupaten Purwakarta 600 orang, ” katanya. (Ant/SU01)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy