Beda dari Tahun Sebelumnya, Laporan 4 Tahun Jokowi-JK Disajikan Lewat Obrolan Santai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla punya kebiasaan selalu menyampaikan laporan tahunan capain pemerintah di segala bidang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini pemerintah akan menyampaikan laporan 4 tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dalam format yang berbeda.

Kali ini pemerintah mengajak generasi muda melibatkan diri dalam pembahasan laporan tahunan melalui obrolan santai bertema “Membangun Manusia Indonesia Menuju Negara Maju”.

Dialog ini akan menjawab berbagai pertanyaan, mulai dari; apa hubungan antara membangun infrastruktur dengan membangun manusia?, apa itu kebijakan afirmatif dan bagaimana kebijakan-kebijakan tersebut bisa memeratakan pembangunan?, sampai apa yang dimaksud dengan membangun manusia?.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dijawab langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S.I.P dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara melalui pemaknaan yang personal.

Baca juga: Dituding Terkait Asia Sentinel, Moeldoko Minta Demokrat Jangan Baper

Acara ini akan diselenggarakan di Auditorium BPPT Jalan MH Thamrin, Jakarta, pada 22 Oktober 2018 pukul 18.00-21.00.

Lebih dari 300 orang telah mendaftarkan diri melalui http://bit.ly/lap4tahun untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Acara ini juga akan disiarkan secara langsung melalui situs Kominfo. Berbagai prestasi bangsa juga akan disampaikan langsung oleh para Menteri Kabinet Kerja dalam seri konferensi pers mulai 22 sampai 25 Oktober 2018. Seri ini akan diselenggarakan di Kompleks Istana Kepresidenan dan terbuka untuk para pekerja media.

Melalui penyampaian langsung dari para menteri, diharapkan masyarakat dapat mengetahui apa saja yang sudah dilakukan bersama dan merasakan kebanggaan sebagai bagian dari Indonesia.

Membangun manusia Indonesia.

Sebagai bukti pemerintah bersama masyarakat sudah bekerja untuk membangun manusia Indonesia, laporan 4 tahun pemerintahan Jokowi–Jusuf Kalla disusun sedemikian rupa agar mudah dipahami dan ditindak lanjuti.

Baca juga: Dianggap “Loyalis” SBY, Peluang Moeldoko Dampingi Jokowi Bisa Terganjal

“Laporan ini mencerminkan apa yang telah dikerjakan oleh pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sepanjang empat tahun, khususnya pada satu tahun terakhir,” kata Kepala Staf Kepresiden Moeldoko lewat rilis yang diterima SERUJI di Jakarta, Senin (22/10).

Laporan ini dibagi dalam lima bagian dengan tema besar pembangunan manusia Indonesia menuju Indonesia yang maju. Pemilihan tema laporan ini menunjukkan kemajuan pembangunan Indonesia, dimana secara berurutan tiga laporan tahunan sebelumnya bertemakan penciptaan fondasi pembangunan (tahun 2015), percepatan pembangunan (2016), dan pemerataan (2017).

Laporan 4 tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dapat diunduh melalui situs www.presidenri.go.id. (ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER