Terus Disindir Soal Mobil Esemka, Begini Jawaban Jokowi


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Keberadaan mobil Esemka belakangan kembali ramai diperbincangkan. Mobil yang dulu sempat mencuat namanya bersamaan dengan makin populernya nama Jokowi yang masa itu menjabat Wali Kota Solo, mulai diungkit-ungkit lagi jelang Pilpres 2019 ini.

Presiden Jokowi dinilai hanya menjadikan Mobil Esemka sebagai kendaraan politik semata. Apalagi setelah menjadi Presiden, ternyata mobil karya anak SMK di Surakarta ini, tak kunjung diproduksi massal sebagaimana dulu pernah dilontarkan.

Menyikapi hal tersebut, Presiden Jokowi lewat akun twitternya @jokowi, hari ini, Kamis (25/10) memberikan tanggapannya.

“Mobil Esemka itu produk uji coba anak-anak SMK Surakarta dibantu teknisi perusahaan besar,” kata Jokowi mengawali penjelasan.

Baca juga: Terkait Produksi Mobil Esemka, Presiden Jokowi: Itu Urusan Swasta Bukan Urusan Saya

Jokowi menjelaskan bahwa dukungan ia berikan kepada siswa-siswa SMK tersebut sejak ia menjadi Wali Kota Solo, hingga saat ini.

“Sebagai wali kota saat itu saya dukung upaya mereka. Sekarang pun begitu,” ujarnya.

Namun, lanjut Jokowi, untuk memproduksi mobil tersebut tentu bukan pemerintah yang melakukan.

“Industri yang kerjakan, pemerintah hanya mendukung. Masak Presiden buat pabrik dan bikin mobil Esemka sendiri,” pungkas Presiden Jokowi.

Hingga berita ini ditulis, twit Jokowi tersebut telah dikomentari lebih dari 800 kali, diretweet lebih 2000 kali dan disukai oleh lebih 7500 akun. (ARIf R)

19 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close