Polisi: Diiming-Iming Uang, 173 Peserta Demo Terlantar di Jakarta, Termasuk 2 Siswa SD


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Selama terjadi unjuk rasa di Jakarta sejak sepekan terakhir, polisi telah mengamankan sebanyak 173 orang peserta dari luar kota yang terlantar usai mengikuti unjuk rasa di Kompleks Parlemen Senayan.

Diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dari 173 orang yang diamankan tersebut, terdapat dua pelajar sekolah dasar (SD) yang terlantar dan terpaksa tidur di trotoar karena kehabisan uang.

“Pelajar yang diamankan polisi di Jakarta Utara datang ke Jakarta karena dijanjikan uang untuk mengikuti demo, namun kenyataannya setelah tiba di ibu kota mereka malah diterlantarkan,” jelas Budhi di Jakarta, Jumat (4/10).

Pelajar yang datang ke Ibu Kota Jakarta dengan modal pas-pasan ini, imbuh Budhi,  akhirnya kehabisan uang dan terlantar di sekitar Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemudian diamankan oleh Polres Metro Jakarta Utara.

“Boro-boro duit untuk pulang, untuk makan saja tidak ada, makanya mereka lemas,” ujarnya.

Dijelaskan Budhi, pelajar yang diamankan di Mapolres Jakarta Utara tersebut saat ini telah dipulangkan ke daerah masing-masing dengan bantuan Kak Seto dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI).

Polda Metro Jaya juga telah menetapkan sebanyak 380 orang sebagai tersangka dalam aksi unjuk rasa yang terjadi di Jakarta. Mereka diduga adalah pelaku kerusuhan saat terjadi bentrok antara massa dengan aparat keamanan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close