Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jaktim Usut Kasus KTP-el Tercecer

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur kini bersama-sama menangani kasus KTP elektronik (KTP-el) yang tercecer di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.

“Kasus KTP elektronik tercecer ditangani bersama antara Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur. Semua anggota masih terus menyelidiki apa motif dari kejadian ini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Senin (10/12).

Argo mengatakan pihaknya masih memeriksa siapa yang terakhir bertanggung jawab atas ribuan lembar KTP-el kadaluarsa itu.

“Kami masih memeriksa yang terakhir pegang siapa, di gudang siapa. Karena setiap pergantian pejabat kelurahan hingga kecamatan sampai ke atasnya itu tidak menginformasikan kalau ada KTP elektronik yang sudah tidak berlaku,” ujarnya.

Argo mengungkapkan, pihaknya juga akan memeriksa silang kesesuaian temuan barang bukti dan data dari Kementerian Dalam Negeri.

“Rata-rata dari bukti yang didapatkan polisi, dikabarkan KTP-el itu memiliki batas waktu atau kedaluwarsa, yaitu yang habis pada 2013, 2014 dan 2017,” katanya.

Berdasarkan informasi, jumlah KTP-el yang tercecer berjumlah sekitar 2.000 lembar, yang dimasukkan dalam karung berukuran 20 kilogram; di mana 63 di antara KTP elektronik itu dalam keadaan rusak.

Pihak kepolisian, masih memeriksa para saksi yang saat ini sudah mencapai 10 orang, termasuk staf Satuan Pelayanan Dukcapil Kelurahan Pondok Kelapa.

Sebelumnya, warga Jalan Karya Bakti VI, Pondok Kopi, Jakarta Timur, dikagetkan dengan temuan ribuan KTP-el yang tercecer di daerah tersebut, Sabtu (8/12).

KTP-el itu awalnya ditemukan oleh sekelompok anak-anak di dalam karung yang tergeletak di pinggir jalan. Temuan ini dilaporkan Ketua RW setempat ke polisi.

KTP-el itu ditemukan dalam kondisi tidak terpotong-potong dan terisi dengan data pribadi warga. Sebagian KTP ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak terbaca tulisannya. (Ant/SU05)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi