Peraih Nilai Sempurna pada UNBK SMA 2019 di Kalteng Meningkat 500 Persen

PALANGKA RAYA, SERUJI.CO.ID – Siswa peraih nilai mata pelajaran 100 atau sempurna berdasarkan hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMA sederajat tahun ajaran 2018/2019 di Kalimantan Tengah meningkat hingga lima kali lipat atau 500 persen.

“Pada tahun ajaran 2017/2018 siswa peraih nilai sempurna hanya berjumlah empat orang, sedangkan pada tahun ajaran 2018/2019 jumlahnya meningkat menjadi 20 orang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Slamet Winaryo saat ditemui di Palangka Raya, Senin (13/5).

Nilai sempurna tersebut berhasil diraih pada mata pelajaran Bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Biologi, Bahasa Asing dan Bahasa Indonesia. Para peraihnya yakni pelajar bernama Lidya ARP dari SMA BCU Palangka Raya, Nadya W dan Desca GK dari SMA Negeri 1 Palangka Raya, Sri Rejeki A dari SMA Negeri 2 Palangka Raya dan Murdian dari SMK Negeri 2 Palangka Raya.

Kemudian Ulfa Cicilia dan Juam Filbert dari SMA Negeri 1 Pangkalan Bun, M Fathurahman dan Istiyani Rahayu dari SMA Negeri 1 Sampit, Arifia Pratiwi N dari SMA Negeri 1 Katingan Tengah, Shamer M Aljabar dari SMA Negeri 1 Dusun Selatan dan Arindra N dari SMA Negeri 2 Kuala Kapuas.

Peraih nilai sempurna lainnya adalah Siti Rahmah dari SMA Negeri 1 Muara Teweh, Sugiantoro dari SMA Katolik Taruna Jaya Sampit, Erin Debora dan Iren Liberta dari SMA Negeri 5 Palangka Raya, Suci Roaidah dari SMK Negeri 1 Pangkalan Bun serta M Yusuf Ridho SMKs Dar Al-Raudhah Pangkalan Bun,

“Kemudian Setiawati dari SMK Negeri 1 Hanau dan yang terakhir siswa asal MAN Kotim yang bernama Aulia Indah Oktania,” jelasnya.

Adapun jumlah peserta UNBK sebanyak 32.642 siswa, terdiri dari SMA sebanyak 18.291 siswa, MA sebanyak 4.023 serta SMK sebanyak 10.328 siswa.

Berdasarkan laporan tim intelijen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), pada beberapa provinsi telah terjadi pelanggaran UN tahun ini. Namun untuk Kalteng dalam penyelenggaraannya dinyatakan tidak ada pelanggaran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

TERPOPULER