Penuhi Panggilan Polisi, Amien Rais Pertanyakan Hilangnya “Muhammad” di Namanya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Politisi senior Amien Rais, hari ini, Rabu (10/10), memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya yang akan memeriksanya sebagai saksi dalam kasus hoaks penganiayaan dengan tersangka Ratna Sarumpaet.

Menjelang masuk ke ruang penyidik, kepada awak media yang telah menunggu kedatangannya, Amien Rais mengungkapkan kejanggalan surat pemanggilan yang ia terima dari Polda Metro Jaya.

“Nama lengkap saya Muhammad Amien Rais. (Tapi) tertulis di surat panggilan hanya Amien Rais,” kata Amien yang datang bersama putrinya Hanum Rais di di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/10).

Pria yang juga Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini telah mempertanyakan kepada penyidik Polda Metro Jaya atas kejanggalan hilangnya kata ‘Muhammad’ dari namanya tersebut.

“Kami bertanya kepada AKBP Jerry Siagian dan AKP Niko Purba serta Polda khususnya, kenapa nama Muhammad tak ditulis? Apakah alergi dengan nama Muhmmad?” tukas Amien.

Diberitakan sebelumnya, Amien Rais dipanggil penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi untuk kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Panggilan pertama dilayangkan Selasa, 2 Oktober 2018, sebelum Ratna Sarumpaet dijadikan tersangka pada Kamis, 4 Oktober 2018.

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Ditengah Merapatnya Prabowo ke Jokowi, Sandiaga “Deklarasi” Kembali ke Gerindra

Sandiaga Uno yang sebelum Pilpres 2019 menyatakan keluar dari Partai Gerindra untuk berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, hari ini Selasa (15/10) menyatakan kembali ke partai asalnya tersebut.

Anda Penderita Tukak Lambung? Catat, Inilah Obat Pengganti Ranitidin Yang Telah Ditarik

Dari laman resmi BPOM yang diakses di Jakarta, Selasa (15/10), menyebut obat dengan Ranitidin saat ini ditarik secara sementara karena diduga mengandung cemaran N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang memicu kanker (karsinogenik).

Sesuai Anjuran Anies, Pemkot Jaktim Siapkan Trotoar Jatinegara Untuk Berdagang PKL

Pemerintah Kota Jakarta Timur saat ini sedang menyiapkan area trotoar di kawasan Jatinegara sebagai area bagi pedagang kaki lima (PKL). Hal ini dilakukan sesuat dengan permintaan Gubernur Anies Baswedan.

Sambut Teknologi 5G, TelkomGroup Akuisisi 2.100 Menara Indosat Senilai Rp4,4 Triliun

Pengambilalihan kepemilikan menara telekomunikasi Indosat Ooredoo ini menjadi salah satu langkah TelkomGroup melalui Mitratel untuk menjadi "dominant player" di industri menara di Indonesia.

Tidak Takut Sendirian Jadi Oposisi, Begini Penjelasan Tegas PKS

Menanggapi pergerakan partai-partai yang selama Pilpres 2019 berkoalisi mendukung Prabowo berhadapan dengan Jokowi tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan mereka tidak bergeming dari posisinya yang ingin tetap jadi oposisi. Begini alasannya.

Dahnil Anzar: Gerindra Juga Siap Jadi Mitra Koalisi Presiden Jokowi

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Nilai Negara Darurat Radikalisme, NU Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Terorisme

KH Said menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di Tanah Air sekarang ini.