Inilah Empat Hotel Mewah yang akan Digunakan Raja Salman di Bali

DENPASAR – Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud akan membawa rombongannya sebanyak 1.500 orang ke Indonesia. Dua kota menjadi jujukannya, yakni Jakarta dan Denpasar. Di Jakarta, Raja Salman banyak melakukan agenda kenegaraan dan formal dengan tuan rumah Presiden Joko Widodo.

Di Bali, ia bersama puluhan pangeran, para menteri dan pengikutnya akan berlibur. Kunjungan ke Pulau Dewata inilah yang lebih heboh dibicarakan karena setidaknya ada empat hotel bertaraf internasional yang bakal disewa secara khusus oleh rombongan raja Arab Saudi.

Lokasi empat hotel tersebut berada di kawasan Nusa Dua dan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Keempat hotel tersebut adalah ST Sun Regis, Ritz-Carlton, Laguna, dan Hilton.

Soal empat hotel yang akan jadi tempat penginapan raja dan rombongan ini sedikit diungkap oleh I Ketut Ardana, ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (Asosiasi Agen Perjalanan dan Wisata Indonesia). Hanya saja Ketut masih menutup rapat-rapat dimana Raja Salman akan menginap. Yang jelas empat hotel inilah yang akan disewa secara khusus oleh rombongan dari Arab Saudi.

“Akan menginap di St Regis, Ritz-Carlton, Laguna, dan Hilton. Raja akan membawa 10 menteri dan pangerannya. Belum para pengikutnya,” jelas Ketut di Denpasar, Minggu (26/2).

Menurutnya,  rombongan besar itu sudah menyewa seluruh kamar hotel untuk masa lima hari. Penggunanya adalah pangeran, pengawal, pasukan pengamanan, khusus, dan raja.

Sementara itu, Managing Director Indonesia Tourism Development Centre (ITDC) Nusa Dua, Wayan Karioka mengatakan, pihaknya tidak bisa memberi detail lokasi tempat menginap Raja Salman dan rombongan. Salah satu alasannya adalah pertimbangan privasi serta keamanan.

“Yang pasti dan sudah jelas ada di kawasan ITDC. Ada beberapa hotel yang dibooking. Namun kami tidak bisa menyebutkan hotel apa saja yang akan diinapi,” kata Wayan Karioka. Dan pertimbangan keamanan menjadi salah satunya agar nama-nama hotel tak disebutkan ke publik.

EDITOR: Rizky

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy