Ini Satu Permintaan Raja Salman di DPR Nanti

JAKARTA – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud siang ini, Kamis (2/3), akan berpidato di hadapan para anggota parlemen di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Selain anggota parlemen, para undangan dari berbagai organisasi dan kelompok ikut hadir mendengarkan pidato raja yang tiba di Indonesia, Rabu (1/3).

Ternyata, ada permintaan khusus yag disampaikan oleh Raja Salman saat berpidato di Gedung DPR nanti siang. Apa itu?

Raja Salman ternyata ingin tempat penyambutannya sama dengan ketika Raja Faisal bin Abdulaziz mengunjungi Indonesia dan berpidato di Ruang Paripurna DPR. Artinya, Raja Salman ingin mengulang 47 tahun lalu ketika pendahulunya, Raja Faisal berpidato.

“Ya itu tadi, beliau inginnya di tempat yang sama ketika Raja Faisal berpidato. Di ruang paripurna yang sama,” ungkap Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Jakarta, Kamis (1/3).

Menurut Agus, dengan berpidato di tempat yang sama akan mengingatkan bahwa raja Arab Saudi terdahulu juga melakukan di tempat tersebut. Agus yang juga politisi Partai Demokrat juga menyatakan, tak ada permintaan khusus lainnya dari sang raja.

EDITOR: Rizky

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER