INACA Sepakat Turunkan Harga Tiket Pesawat Terbang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Carriers Association/INACA) sepakat untuk menurunkan harga tiket pesawat terbang yang sempat melambung tinggi beberapa waktu belakangan ini.

Belakangan juga marak berita tentang warga Banda Aceh yang memilih transit ke Malaysia dalam penerbangan mereka ke Jakarta. Harga tiket pesawat terbang penerbangan berbiaya rendah jalur Banda Aceh-Malaysia-Jakarta jauh lebih murah ketimbang penerbangan langsung Banda Aceh-Jakarta. Sehingga mereka rela membuat paspor untuk bisa transit di Malaysia itu.

“Kami berkomitmen untuk menurunkan harga tiket pesawat. Sejak minggu lalu, khususnya Jumat, kami sudah menurunkan tarif harga domestik,” kata Ketua INACA, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, dalam konferensi pers di Jakarta, Ahad (13/1).

Ia memaparkan, keputusan itu diambil berdasarkan komitmen positif dari para pemangku kepentingan, yakni PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), Airnav, dan PT Pertamina (Persero).

Baca juga: Muncul Petisi Turunkan Harga Tiket Pesawat, DPR Desak Menhub Bertindak

Selain itu, anggota INACA juga mendiskusikan keprihatinan masyarakat atas tingginya harga tiket penerbangan.

“Walaupun di tengah kesulitan maskapai nasional yang ada, tapi kami lebih mendengar keluhan masyarakat tentang harga tiket,” katanya.

Menurutnya, beberapa tarif penerbangan domestik turun sejak Jumat, di antara rute Jakarta-Denpasar, Jakarta-Yogyakarta, Bandung-Denpasar, dan Jakarta-Surabaya.

Mulai hari ini atau besok, maskapai penerbangan juga akan menurunkan harga tiket penerbangan untuk rute domestik lain, di antaranya Jakarta-Padang, Jakarta-Pontianak, dan Jakarta-Jayapura.

Baca juga: Modus Jual Tiket Murah, Peretas Rugikan Singapore Airlines Rp 1 Miliar

Hadir dalam konferensi pers tersebut di antaranya perwakilan sejumlah BUMN di sektor transpotasi udara, dan beberapa maskapai penerbangan, yakni Garuda Indonesia, AirAsia, Sriwijaya Group, Lion Air Group, dan Citilink. (Ant/SU05)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Demikian Mudah Dikenali Sebagai Hoaks, Info 7 Kontainer Surat Suara Masih Telan “Korban”

Yang membuat saya heran, kenapa para politisi, terutama yang menyebarkan info hoaks ini di akun media sosial (walau dalam bentuk tanya sekalipun) tidak mengenali bahwa info ini adalah hoaks?

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Indonesia Darurat Keadilan