Dampak Ekonomi: Triliunan Dolar Dipertaruhkan
Dampak finansial dari putusan ini sangat besar. Menurut Tax Foundation, tarif berbasis IEEPA diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sebesar $1,4 triliun selama satu dekade ke depan — angka yang kini gugur. Lebih dari itu, diperkirakan sekitar $160 miliar tarif telah terlanjur dipungut secara ilegal dari para importir.
Pertanyaan besar yang kini menggantung adalah: apakah pemerintah harus mengembalikan uang itu? Hakim Kavanaugh dalam pendapat dissent-nya memperingatkan bahwa proses pengembalian dana ini “kemungkinan akan menjadi kekacauan,” dan akan berdampak “signifikan” terhadap keuangan negara.
Perusahaan-perusahaan besar seperti Costco, Crocs, dan Revlon telah mengajukan gugatan dan meminta pengembalian penuh atas tarif yang telah mereka bayar. Namun, satu kelompok yang kemungkinan tidak mendapat kompensasi adalah konsumen biasa Amerika — meskipun merekalah yang menanggung sebagian besar beban tarif melalui harga barang yang lebih tinggi.
Menurut Federal Reserve Bank of New York, hampir 90% beban tarif jatuh kepada perusahaan dan konsumen Amerika sepanjang 2025. Yale Budget Lab memperkirakan bahwa rata-rata tarif efektif AS turun dari sekitar 17% menjadi 9% setelah putusan ini — sebuah pergeseran yang diharapkan dapat meringankan tekanan harga ke depannya.
Reaksi Pasar dan Dunia
Pasar saham merespons putusan ini dengan positif. Indeks S&P 500 naik sekitar 0,5% sesaat setelah pengumuman, sementara saham perusahaan furnitur melonjak tajam karena mereka sangat terdampak tarif impor. Saham Wayfair naik lebih dari 5% dan RH naik 4%.
Dari luar AS, Kanada menyambut putusan ini. Menteri Perdagangan Kanada dengan AS, Dominic LeBlanc, menyatakan bahwa keputusan tersebut “memperkuat posisi Kanada bahwa tarif IEEPA yang dikenakan oleh Amerika Serikat tidak berdasar.”
Namun ada kekhawatiran lain: tarif berbasis IEEPA telah menjadi fondasi sejumlah perjanjian dagang yang telah ditandatangani, termasuk dengan Inggris, China, dan Jepang. Bagaimana nasib kesepakatan-kesepakatan tersebut kini menjadi tanda tanya besar.
