Bawaslu Tindaklanjuti 4 Laporan Partai Politik Terkait Pelanggaran Pemilu 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI memutuskan untuk menindaklanjuti empat laporan pelanggaran dari enam laporan yang masuk ke Bawaslu pada sidang pendahuluan di Jakarta.

“Majelis memutuskan untuk menindaklanjuti empat laporan dengan sidang pemeriksaan,” kata Ketua Bawaslu Abhan, di Jakarta, Selasa (21/5).

Empat terlapor yang akan ditindaklanjuti Bawaslu adalah (1) KPU Sulawesi Utara dan KPU Kabupaten Minahasa Selatan, (2) perwakilan partai politik Y. Yongkynata, (3) KPU Kabupaten Subang, dan (4) KPU Provinsi NTB.

Terlapor lainnya adalah KPUD Bangkalan. Namun laporan ditolak oleh Bawaslu dengan alasan melebihi batas waktu yang sudah ditentukan.

Sementara itu, pelapor terdiri dari beberapa perwakilan partai politik di antaranya Erry A.K. Sambuaga, Syamsul Arifin, Yomanius Untung, Fatahilah Ramli, Zaini Rahman, Nizar Zahro.

Sidang pelanggaran administrasi tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu RI Abhan, beserta anggotanya Fritz Edward Siregar, Ratna Dewi Pettalolo, dan Rahmat Bagja.

Sidang pendahuluan dimulai sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB dengan terlebih dahulu perkenalan majelis, pelapor, serta saksi dengan pemeriksaan identitas diri berupa KTP elektronik dan surat kuasa dari partai politik.

Selanjutnya Bawaslu telah menjadwalkan sidang pemeriksaan pada Kamis, 23 Mei 2019 pukul 13.00 WIB.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Lima Macam Riba Yang Diharamkam