Lawan Persipura, Pelatih Sriwijaya FC Tak Bisa Dampingi Timnya

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Sriwijaya FC dipastikan tanpa pelatih Rahmad Darmawan saat melakoni laga lanjutan Gojek Liga 1 2018 melawan Persipura Jayapura di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (14/4).

Rahmad di Palembang, Selasa (10/4), mengatakan dirinya akan mengikuti kursus lisensi pelatih AFC pro yang dijadwalkan menjalankan sejumlah kegiatan di Yogyakarta sejak Jumat (13/4).

“Rencananya saya mau minta izin untuk mendampingi tim, dengan berangkat pagi hari dari Yogyakarta ke Palembang, namun ini baru rencana. Jika tidak memungkinkan, ya apa boleh buat karena saya juga memiliki asisten pelatih yang berlisensi A AFC,” kata Rahmad.

Ia tidak menyangkal bahwa laga melawan Persipura ini merupakan laga penting mengingat Sriwijaya FC pada laga sebelumnya menelan kekalahan 0-3 dari Madura United ketika melawat ke Pamekasan pada pekan lalu.

Laga kandang melawan Persipura ini, menurut RD, tentunya harus dimaksimalkan untuk meraih tiga poin.

Namun, ia menyakini bahwa tanpa kehadiran dirinya pada laga nanti, tim mampu tampil prima karena suntikan motivasi terus diberikan agar bangkit dari kekalahan.

Menurut RD, kondisi psikologis pemain terus membaik yang dapat dipantau dari suasana di sesi latihan dan ruang ganti.

Terkait taktik dan strategi, mantan pelatih Persipura ini mengaku telah menyiapkannya sejak jauh-jauh hari mengingat pada laga tersebut Mohammadou Ndiaye terpaksa absen karena hukuman kartu merah.

“Taktik apa yang akan digunakan selalu menjadi bahan diskusi saya dengan asisten pelatih. Untuk laga melawan Persipura ini tentunya tidak bisa dipadang remeh karena mereka merupakan tim yang solid dengan sejumlah pemain berkualitas. Tentunya berbagai kemungkinan dan antisipasinya sudah kami pikirkan,” ujar RD, sapaan akrabnya. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi