Hadapi PSS Sleman, Persipura Maksimalkan Tendangan Bebas


JAYAPURA, SERUJI.CO.ID – Tim Persipura Jayapura berlatih memaksimalkan tendangan bebas sebagai persiapan menjamu PSS Sleman dalam laga lanjutan Shopee Liga I Indonesia di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/5)

Dalam latihan yang digelar pada Rabu (29/5) siang hingga petang, nampak pelatih Luciano Gomes Leandro didampingi asisten pelatih Ridwan Bauw, pelatih kiper Alan Haviludin, dan analis pertandingan Rafael.

Terlihat juga manajer tim berjuluk Mutiara Hitam Rudi Maswi, juru bicara tim Eveerth Zakarias Joumilena, dokter tim Agustinus Heatubun dan sejumlah staf.

Sementara para pemain yang terlihat dalam latihan tersebut di antaranya Titus Bonai, M Tahir, Imanuel Wanggai, Mamadou Samassa, Ibrahim Conteh, Olisa, Yustinus Pae, Ian Louis Kabes, Ricardo Salampessy, Valentino, In Kyu Oh dan sejumlah pemain muda lainnya seperti Tod Rivaldo Ferre dan Papua Komboy.

Sang kapten tim Boaz TE Solossa dan penyerang muda Marinus Manewar yang mendapat larangan bermain selama dua kali juga terlihat ikut berlatih.

Para pemain tersebut diasah menendang bola mati dari luar kotak penalti dari sisi kiri dan kanan gawang, dan berlatih memanfaatkan sepak pojok yang bisa dikonversi menjadi gol.

Satu persatu pemain diarahkan untuk menendang bola ke arah gawang yang dijaga bergantian oleh Dede Sulaiman dan dua kiper muda lainnya.

“Ya, latihan hari ini untuk persiapan menghadapi PSS Sleman agar kami bisa meraih poin maksimal. Ada sejumlah latihan di antaranya memanfaatkan tendangan bebas,” kata pelatih Persipura Jayapura, Luciano Leandro usai latihan.

Menurut dia, semua peluang yang didapatkan oleh tim harus bisa dimanfaatkan guna meraih poin maksimal dalam laga kandang.

“Tentunya kami inginkan poin maksimal, poin tiga dan ini adalah laga kandang, sehingga berbagai latihan perlu kami lakukan,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Konsisten Kemaruk Kekuasaan

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close