Bantu Petani Bukan Lewat Globalisasi Tetapi Domestik

Oleh: Muhammad Razi Rahman

Lumbung padi organik

Pemerintah juga tidak tinggal diam. Dalam tataran nasional sektor pertanian misalnya, Presiden Jokowi memerintahkan secara khusus kepada Kementerian Pertanian Amran Sulaiman agar menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lumbung padi organik dengan luasan lahan tahap awal sekitar 300 ribu hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai rapat koordinasi pangan di Palangka Raya, Kalteng, Senin (13/11), mengemukakan bahwa luasan sekitar 300 ribu hektare tersebut tersebar di Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

Sedangkan untuk jenis padi organik yang ditanam, ujar dia, masih akan dilihat mana yang disenangi konsumen, mengingat antara lain karena target padi organik tersebut adalah untuk diekspor.

Program yang bagus tersebut juga harus benar-benar dipastikan jangan hanya indah di atas kertas, tetapi harus betul-betul diperhatikan hingga sedetil-detilnya serta melalui pengawasan yang ketat.

Untuk itu, tidak heran bila lembaga Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan pemerintah harus dapat memberikan pendampingan kepada petani padi organik di sejumlah daerah di Tanah Air.

Menurut Kepala Penelitian CIPS Hizkia Respatiadi, pendampingan tersebut juga harus dilakukan karena petani juga harus bisa memastikan sumber air yang digunakan untuk irigasi juga bebas dari polutan, karena sangat berkaitan dengan lahan yang digunakan untuk menanam padi organik itu.

Ia mengingatkan pengembangan padi organik masih menemui beberapa kendala antara lain dari hasil produksi padi organik lebih sedikit daripada padi anorganik.

Hal tersebut, lanjutnya, disebabkan padi organik tidak menggunakan bahan kimia serta harganya juga relatif lebih mahal sehingga jarang populer di tengah masyarakat.

Dengan kata lain, Hizkia mengingatkan bahwa produk pertanian organik pada saat ini juga masih dianggap eksklusif oleh sebagian besar masyarakat.

Hizkia juga mengingatkan petani juga harus mulai belajar menggunakan teknologi sehingga perlu adanya tenaga penyuluh yang bisa mendampingi mereka dalam proses belajar dan transfer ilmu.

Berdasarkan kajian CIPS, pemerintah dinilai seharusnya lebih baik memberikan ilmu-ilmu bercocok tanam dan pemasaran agar petani dapat mandiri dan kreatif demi bersaing menghasilkan beras yang berkualitas.

Perlindungan sosial petani CIPS juga mengingatkan pentingnya pemerintah dapat meningkatkan alokasi anggaran untuk program perlindungan sosial yang bermanfaat bagi keluarga petani seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sejahtra (KIS) dan kartu Indonesia Pintar (KIP),” kata Kepala Bagian Penelitian CIPS Hizkia Respatiadi.

Menurut Hizkia, anggaran untuk benih, pupuk dan beras subsidi cukup besar senilai Rp 52 triliun, atau dua kali lipat dari ketiga program sebelumnya.

Pemerintah, lanjutnya, dinilai juga dapat menerapkan program yaitu Asuransi Pertanian untuk Petani Padi (AUTP), yang bertujuan untuk mengompensasi kehilangan pendapatan petani akibat gagal panen yang disebabkan oleh banjir, kekeringan, hama maupun penyakit tanaman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Lima Ide Outfit Kondangan Padu Padan Celana dan Atasan

Ide outfit kondangan memakai celana ini bisa jadi andalan bagi anda yang anti ribet.