Usia 27 Tahun Sudah Jadi Anggota DPR RI

0
59
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA – Kiprah Khofifah Indar Parawansa sebagai Menteri Sosial dalam Kabinet Kerja tak diragukan lagi. Ia menjadi salah satu tulang punggung Presiden Joko Widodo dalam menerjemahkan program kerja pemerintah. Di antaranya pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Perempuan kelahiran Surabaya ini bukan kali ini saja jadi menteri. Di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ia dipercaya menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA). Pengabdiannya di kabinet berakhir setelah Gus Dur lengser sebagai Presiden RI ke-4 tahun 2001.

Ternyata, kiprah Khofifah sebagai pejabat publik bukan dimulai dari eksekutif. Alumni FISIP Universitas Airlangga (Unair) itu justru memulai pengabdian dari ranah legislatif. Bahkan Khofifah sudah menjadi anggota parlemen di usia 27 tahun.

“Saya pertama kali masuk parlemen pada tahun 1992 sebagai anggota Fraksi PPP DPR RI. Saat itu usia saya sekitar 27 tahun,” kenang Khofifah, Sabtu (25/2).

Ketua Umum Muslimat NU tiga periode ini maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) sejak pemilu tahun 1992 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sejak itu, ia menjadi anggota parlemen berturut-turut pada periode 1992-1997, 1997-1999 (terpotong masa reformasi).

Pada pemilu 1999 yang merupakan pemilu pertama di era reformasi, Khofifah maju sebagai caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang ia deklarasikan bersama Gus Dur dan sejumlah kiai NU. Ia pun kembali terpilih sebagai anggota parlemen dari Fraksi Kebangkitan Bangsa. Bahkan didaulat sebagai wakil ketua DPR RI atau pimpinan parlemen.

“Namun saya tak lama sebagai pimpinan karena diminta membantu Gus Dur di cabinet sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak,” tutur penyuka kopi ini.

Khofifah mengungkapkan, ketika diminta Gus Dur untuk bergabung,  dirinya sempat menolak. Namun Gus Dur keukeuh memintanya membantu di kabinet sebagai Menteri Urusan Peranan Wanita (Men UPW). Akhirnya Khofifah menerima tawaran Gus Dur itu dengan syarat, nama kementerian menjadi kementerian pemberdayaan perempuan ditambah dengan unsur pemberdayaan anak, sehingga namanya menjadi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Mantan Ketua Umum Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) itu membeberkan, pengabdian kepada bangsa bisa di mana saja, baik itu eksekutif, legislatif maupun organisasi kemasyarakatan (ormas). Namun perempuan kelahiran 19 Mei 1965 itu mengakui di eksekutif seperti kementerian lebih cepat mengeksekusi program.

“Kalau legislatif karena tugas pokoknya membuat undang-undang, pengawasan dan menyusun anggaran. Sehingga untuk sebuah kebijakkan dan program pemerintah, pemenuhan kebutuhan rakyat akan lebih cepat dieksekusi oleh eksekutif,” pungkasnya.

EDITOR: Rizky

Komentar

BACA JUGA
Jiwa Seni Puti Guntur

Bertemu Seniman, Puti Soekarno Berkisah Tentang Jiwa Seni Kakek dan Keluarganya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut dua, Puti Guntur Soekarno bertemu dengan kalangan seniman yang tergabung Forum Masyarakat Seni Indonesia (Formasi)...
Relawan Gus Ipul

60 Kelompok Relawan Siap Menangkan Gus Ipul-Puti

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 60 kelompok relawan pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur siap memenangkan paslon tersebut di kontestasi Pilgub 2018. Para...
Mediator kesehatan

Mediator Kesehatan Diharapkan Mampu Memediasi Perselisihan di Bidang Kesehatan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya bersama Jimly School of Law and Goverment berupaya mengembangkan profesi mediator kesehatan. "Ini dinilai penting sebagai upaya...
buku Boko Haram

Bedah Buku Boko Haram: Indonesia Harus Belajar Pengalaman Nigeria

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Peneliti Centre For Statecraft and Citizenship Studies (CSCS) Universitas Airlangga, Rosdiansyah menangkap pesan utama dari buku “BOKO HARAM: The History of...
persiba

Persiba Gagal Bendung Ketangguhan Sriwijaya FC

BALIKPAPAN, SERUJI.CO.ID - Tuan rumah Persiba Balikpapan gagal membendung ketangguhan Sriwijaya FC dan menyerah 0-1 pada pertandingan babak penyisihan Grup B turnamen Piala Gubernur Kalimantan...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...