Inilah Pohon yang Jadi Saksi Kenabian Muhammad SAW

1
230
Pohon Sahabi yang berusia sekitar 1.400 tahun.

AMMAN – Muhammad Ibnu Jarir Al-Tabari seorang ahli tafsir ternama menceritakan sejarah masa kecil Nabi Muhammad SAW, bertemu seorang pendeta Nasrani Buhaira yang meramalkan kenabian Muhammad. At Tabari menyebutkan saat Rasulullah berusia 12 tahun ia bersama sang Paman Abu Thalib berdagang ke Syam.

Saat melintasi wilayah yang kini padang gurun yang kini bagian dari Yordania, terdapat sebuah pohon besar yang sangat rindang. Dan tidak ada pepohonan lain yang tumbuh sejauh padang gurun, selain pohon ini.

Pohon tersebut menjadi lokasi peristirahatan kafilah dagang yang di antaranya terdapat Abu Thalib dan sang keponakan Muhammad bin Abdullah. Seperti dilansir republika.co.id, Pendeta Buhaira menyaksikan kemuliaan kafilah dagang dari hijaz ini, yang selalu dilindungi awan dalam perjalanannya.

Mereka pun dijamu di biara Buhaira. Sedangkan Muhammad bin Abdullah berteduh di pohon tersebut. Seketika itu cabang-cabang pohon dan ranting menaungi dibawahnya. Menyaksikan keajaiban ini, Buhaira kagum. Dari biaranya, Buhaira yang sedang menjamu para kafilah dari Hijaz ini bertanya kepada Abu Thalib.

“Apakah anda adalah orang tua anak tersebut?” Abu Thalib menjawab, “Iya saya ayahnya, karena ayah sebenarnya telah meninggal dunia.” Pendeta Buhaira kemudian berpesan, “Jagalah anak ini, karena ia akan menjadi nabi selanjutnya”.

Pohon ini dijuluki Pohon Sahabi karena menjadi satu-satunya saksi kerasulan Muhammad yang masih hidup hingga kini. Bahkan kini pohon tersebut menjadi satu-satunya pohon yang tumbuh di gersangnya padang tandus di sekitarnya.

Raja Abdullah II dari Yordania bahkan menyebutnya sebagai The Blessed Tree atau pohon yang diberkahi Allah. Pemerintah Yordania saat ini memagari area sekitar pohon sebagai tanda bahwa pohon Sahabi ini merupakan saksi sejarah ramalan kenabian dari seorang pendeta Nasrani Buhaira.

 

Komentar

BACA JUGA

Kepolisian Inggris Selidiki Surat Rasis Untuk Pangeran Harry

LONDON, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Inggris mengatakan, Kamis (22/2), pihaknya sedang melakukan penyelidikan setelah satu paket yang berisi bahan misterius dikirim ke sebuah istana kerajaan. Media massa...
Nicolas Maduro

Hadang Serbuan Venezuela, Guyana Perkuat Perbatasan

GEORGETOWN, SERUJI.CO.ID - Guyana pekan ini mendirikan dua markas tentara di perbatasan perhutanan dengan Venezuela, negara yang sedang menderita, sebagai upaya untuk menggagalkan penerobosan dan...

Akhir Musim 2018, Tim Tech 3 Berpisah Dengan Yamaha

TOKYO, SERUJI.CO.ID - Tim Tech3 MotoGP akan mengakhiri kemitraan mereka dengan Yamaha pada akhir musim, demikian diumumkan pabrikan Jepang itu pada Kamis (22/2). Tim itu,...
Bandung Banjir

Hujan Deras Tiada Henti, Beberapa Ruas Jalan di Bandung Tergenang Air

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (22/2) sore hingga tengah malam membuat beberapa ruas jalan di Kota Bandung, Jawa Barat tergenang air. Beberapa...

Meski Menang 2-0 dari RB Leipzig di Liga Europa, Napoli Tersingkir

BERN, SERUJI.CO.ID - Pemuncak klasemen Liga Italia Napoli hampir mencatatkan kebangkitan dramatis di Liga Europa ketika mereka menang 2-0 di markas RB Leipzig, namun mereka...
loading...
IMG-20180222-WA0019

Dinas Ketahanan Pangan Gandeng Fatayat NU Lakukan Ini

Kotawaringin Barat - Dinas katahanan pangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah, Rabu (21/2) memberikan pelatihan keterampilan membuat sapu lidi kepada masyarakat desa Sebuai...

Keistimewaan Air Bekas Wudhu terhadap Kehidupan Tanaman

Air sebagai sumber kehidupan sudah menjadi pengetahuan umum. Sementara di bumi kondisi air macam-macam. Dari berbagai macam air itu ternyata berbeda-beda pula terhadap tanaman. Untuk...
IMG20180222054602

Kota Ini Mulai Dikepung Kabut Asap, Siapa Pelakunya..?

Kotawaringin Barat - Hampir sepekan udara kota Pangkalan Bun tampaknya sudah tidak bersahabat. Kebut asap mulai menyeruak aromanya tercium tidak sedap hanya karena ulah...