Berpotensi Rusak, Ratusan Ribu Unit Mobil Honda di Indonesia Direcall


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – PT Honda Prospect Motor (HPM) pemegang keagenan merk mobil Honda di Indonesia, mengumumkan kampanye product update (PUD) komponen master cylinder dan master power pada sistem pengereman mobil Honda di Indonesia.

Sebanyak 463.891 unit dari berbagai merk yang dipasarkan di Indonesia diidentifikasi dalam program ini untuk direcall.

Yang terdiri dari Honda Mobilio tahun produksi 2014 – 2017, Honda Brio tahun produksi 2014 – 2017, Honda Jazz tahun produksi 2014 – 2017, Honda HR-V tahun produksi 2014 – 2017 dan Honda BR-V tahun produksi 2015 – 2017.

Dalam siaran pers yang diterima SERUJI, Jumat (26/1), HPM menyatakan bahwa kampanye ini untuk memastikan standar keselamatan dan kualitas yang tertinggi pada seluruh produknya

Kampanye ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan pada sistem rem yang bertujuan untuk melindungi keselamatan pengemudi dan/atau penumpang pada saat menggunakan kendaraan.

“Program ini merupakan tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa seluruh produk kami berada dalam standar tertingginya dalam hal keamanan dan kualitas. Karena itu, program ini merupakan bagian dari evaluasi berkesinambungan yang kami lakukan terhadap seluruh produk demi mencapai kepuasan pelanggan yang tertinggi,” kata Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director HPM.

Dijelaskan juga bahwa proses pemeriksaan dan/atau penggantian komponen pada mobil yang teridentifikasi tersebut dilakukan tanpa pengenaan biaya apapun.

Proses pemeriksaan dan/atau penggantian komponen ini berlangsung kurang lebih selama 1–2 jam.

Masa kampanye PUD ini akan berjalan selama 6 bulan mulai tanggal 26 Januari 2018 sampai 26 Juli 2018, sementara masa perbaikan akan terus berlangsung walaupun masa kampanye telah selesai. Kami berharap konsumen dapat secepatnya menghubungi dealer resmi Honda untuk melakukan perbaikan.

Pelanggan Honda yang ingin mekonsumen dapat menghubungi dealer resmi Honda terdekat atau Honda Customer Care di 0-800-11-22-789 dari hari Senin- Jumat, pukul 09.00 s/d 17.00 WIB, untuk mengetahui informasi kampanye PUD ini lebih lanjut.

Untuk daftar kendaraan yang teridentifikasi dapat dilihat di http://pud.honda-indonesia.com/.

(ARifR/Zyk)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

The SOMAD Power

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close