8 Drone Interseptor Terbaik Dunia 2026: Pembunuh Drone yang Ubah Doktrin Perang Modern

🐙 #2 — Octopus-100 | Ukrspecsystems + UK MoD (Ukraina–Inggris) 🇺🇦🇬🇧

Interseptor Negara: Preseden NATO Pertama Produksi Drone Tempur Ukraina di Tanah Barat

Sementara STING lahir dari akar civil society, Octopus-100 adalah proyek negara — dikembangkan langsung oleh Angkatan Bersenjata Ukraina bekerja sama dengan industri pertahanan Inggris melalui Project Octopus.

Drone ini pertama kali didemonstrasikan secara publik oleh Presiden Zelenskyy kepada PM Inggris Keir Starmer dalam kunjungan kenegaraan ke London pada 24 Oktober 2025 — sebuah momen simbolis yang menggarisbawahi status Octopus sebagai produk kerjasama bilateral strategis tertinggi antara Kyiv dan London.

drone interceptor OCTOPUS 100
Drone interceptor OCTOPUS 100.

Pada November 2025, Kementerian Pertahanan Ukraina dan UK MoD menandatangani perjanjian lisensi bersejarah: Octopus-100 akan menjadi drone tempur Ukraina pertama yang diproduksi secara serial di negara NATO.

Parameter Spesifikasi Octopus-100
Produsen Dikembangkan AF Ukraina / Ukrspecsystems; diproduksi di UK (lisensi MoD); produksi Ukraina oleh Heneral Chereshnia
Tipe Silinder quadcopter, 4 propeller ekor, sensor di hidung
Spesifikasi Teknis Diklasifikasi / tidak dipublikasikan resmi
Sensor Image recognition terminal guidance (otonom fase akhir)
Kendali AI autonomous terminal guidance; tahan EW/jamming
Kondisi Operasi Malam hari, ketinggian rendah, lingkungan EW intensif
Kapasitas Produksi 1.000 unit/bulan dari UK (Feb 2026); ribuan/bulan dari 3+ produsen Ukraina; target beberapa ribu/bulan jangka panjang
Program UK “Build with Ukraine”; UK Defence £200 juta acceleration fund
Status Produksi serial aktif; terbukti tempur di Ukraina

Keunggulan teknis Octopus-100 yang paling signifikan dibanding kompetitor adalah image recognition terminal guidance: pada fase akhir intersepsi, sistem AI onboard secara otonom mengunci dan mengejar target tanpa memerlukan input pilot. Ini adalah lompatan kualitatif dari sistem FPV seperti STING yang masih mengandalkan refleks manusia di detik-detik terakhir.

Royal United Services Institute (RUSI) menyoroti bahwa sifat otonom ini menjadikan Octopus unggul dalam kondisi electronic warfare padat di mana koneksi pilot ke drone bisa terputus — kondisi yang lazim dalam serangan Shahed besar-besaran. Sistem ini juga dioptimalkan untuk operasi malam hari di ketinggian ultra-rendah, dua kondisi di mana Shahed paling berbahaya dan paling sulit dicegat.

Kelebihan: Autonomous terminal guidance (tidak bergantung kualitas pilot di fase kritis), tahan jamming terbukti, terbukti tempur dalam kondisi paling ekstrem, produksi bilateral Ukraina–Inggris menjamin keberlangsungan pasokan, preseden NATO yang membuka jalan produksi massal di Eropa.

Kekurangan: Spesifikasi diklasifikasi sehingga perbandingan teknis independen sulit dilakukan, biaya per unit belum diungkapkan secara resmi (berdasarkan program UK MoD kemungkinan di atas $2.000), keterlambatan dua tahun akibat sengketa IP internal Ukraina memperlihatkan kerentanan birokrasi dalam proses pengadaan.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER