8 Drone Interseptor Terbaik Dunia 2026: Pembunuh Drone yang Ubah Doktrin Perang Modern

🕵️ #5 — Merops/Surveyor | Project Eagle (AS) 🇺🇸

Sistem Rahasia Amerika: 1.000+ Shahed Dijatuhkan, Pasukan NATO Mulai Berlatih

Selain Swift Beat, Eric Schmidt terhubung dengan satu lagi sistem interseptor yang kini beroperasi di Ukraina: Merops, nama lengkap sistem yang dikembangkan di bawah Project Eagle — sebuah inisiatif yang dipimpin AS dengan keterlibatan langsung Schmidt.

Sistem Merops dibangun di sekitar drone interseptor bernama Surveyor, sebuah platform yang menggabungkan kemampuan operasi otonom dan kendali jarak jauh.

Meskipun informasi teknisnya terbatas, Business Insider telah mengkonfirmasi bahwa Merops sedang beroperasi aktif di Ukraina dan mendapat umpan balik sangat positif dari operator Ukraina — sebuah endorsement yang mendorong pasukan Polandia, Amerika, dan Romania untuk mulai berlatih menggunakannya di pusat pelatihan militer di Polandia.

Parameter Spesifikasi Merops/Surveyor
Program Project Eagle (AS); koneksi Eric Schmidt
Drone Surveyor interceptor drone
Kecepatan >280 km/jam (175+ mph); diklaim cukup cepat untuk intercept jet drone
Warhead Hulu ledak kecil namun cukup hancurkan Shahed
Kendali Autonomous ATAU remote control; sensor target tracking
EW Resistance Tahan EW (dikonfirmasi sumber operator)
Harga ~$15.000 per unit
Kill Record >1.000 Shahed-type UAV diintersepsi
Status Operasional di Ukraina; NATO training (PL, US, RO)

Fakta yang menarik: Surveyor dengan kecepatan 280+ km/jam lebih lambat dari STING (315+ km/jam) — namun klaim “mampu menghadapi jet drone” tetap ada dalam dokumentasi resmi. Ini bisa bermakna bahwa sistem pendeteksian dan prediksi jalur terbang AI-nya memungkinkan engagement di sudut yang lebih optimal tanpa harus benar-benar lebih cepat dari target.

Drone Interceptor Merops/Surveyor
Drone Interceptor Merops/Surveyor

Harga $15.000 menempatkan Merops/Surveyor di segmen premium dibanding STING dan Octopus, namun tetap jauh di bawah setiap misil pertahanan konvensional. Keputusan tiga angkatan bersenjata NATO (Polandia, AS, Romania) untuk melatih personelnya di sistem ini adalah validasi paling konkret sejauh ini untuk teknologi Project Eagle.

Kelebihan: 1.000+ Shahed diintersepsi (terbukti tempur), dual-mode autonomous/remote control, tahan EW, sudah dalam pelatihan NATO resmi, diklaim mampu engage jet drone. Kekurangan: Harga $15.000 tertinggi di antara interseptor Ukraina-ekosistem, informasi publik sangat terbatas (masih dalam kerahasiaan operasional), kecepatan lebih rendah dari STING meskipun klaim kemampuan lebih tinggi.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER