RSUP Adam Malik Kerahkan Tim Khusus Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Sahira-Fahira

Lebih lanjut Rizky menyebutkan adapun tenaga medis khusus yang diturunkan untuk operasi pemisahan bayi kembar siam ini terdiri dari dokter ahli bedah anak, ahli bedah plastik, ahli bedah jantung, ahli ICU anak, tenaga anestesi dan tenaga keperawatan terampil.

“Tentunya operasi pemisahan dilakukan hari ini setelah melalui proses panjang pertimbangan resiko yang mungkin muncul pada saat proses operasi. Sebab salah satu bayi ini menderita kelainan jantung bawaan,” ungkap dr Rizky Adriansyah.

Menurutnya, resiko yang paling ditakutkan oleh tim medis yakni kemungkinan infeksi saluran pernafasan akibat kelainan jantung bawaan yang diderita Sahira.

“Oleh sebab itu, sebelum operasi, tim medis memastikan kondisi kesehatan bayi berjenis kelamin perempuan ini dalam kondisi yang stabil dan optimal,” pungkasnya.

Bayi kembar siam Sahira-Fahira asal Kisaran lahir pada 24 Maret 2017. Bayi ini sudah enam bulan lebih mendapat perawatan di RSUP H Adam Malik Medan. Kondisi bayi kembar siam dempet perut dan dada saat ini stabil. Namun bayi harus segera dipisah, karena Sahira rentan dengan infeksi paru, dikhawatirkan infeksi ini menular ke Fahira. (Mica/Hrn)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER