Cegah DBD di Musim Penghujan, Ini Imbauan Dinkes

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Dinas Kesehatan Kota Kupang mengimbau warga di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk menjaga sanitasi lingkungan tempat tinggal di tengah hujan yang mulai mengguyur daerah itu.

“Intensitas curah hujan sudah mulai ada dan kondisi ini akan sangat membantu perkembangan jentik nyamuk jika lingkungan tidak dibersihkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Ari Wijana di Kupang, Jumat (15/12).

Dia mengatakan, curah hujan dalam beberapa pekan mulai menunjukkan intensitas yang cukup konsisten. Dalam kondisi itu akan ada banyak genangan air yang tersisa dari setiap guyuran yang terjadi.

Karenanya, diharap warga untuk bisa menjaga dan selalu membersihkan lingkungan tempat tinggal dari sejumlah sampah yang menyebabkan air terus tergenang yang akan dijadikan sebagai sarang tempat berkembang virus dan jentik nyamuk penyebar Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pola gerakan 3M Plus yaitu mengubur, menguras, dan menutup segala bentuk sampah dan tempat air serta menabur abate di setiap tempat air yang akan dimanfaatkan di rumah, demi menjaga kemungkinan berkembang biak jentik nyamuk tersebut.

“Itu gerakan bersama di tempat tinggal di musim hujan ini,” katanya.

Menurut dia, terhadap kebutuhan abate, Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan telah menyalurkannya di setiap puskesmas terdekat yang ada di sekitar tempat tinggal warga dan diberikan kepada warga secara gratis.

Karena itulah maka diharap peran serta warga untuk menginisiasi pengambilannya untuk dimanfaatkan di rumah masing-masing.

“Abatenya dibagi gratis di Puskesmas, dan warga agar mengambilnya sendiri,” kata dr Ari.

Dia menjelaskan, di setiap musim hujan seperti saat ini akan rentan dengan munculnya penyakit akibat perubahan suhu lingkungan.

Ada beberapa jenis virus dan bakteri yang mudah berkembang biak karena perubahan suhu, sehingga manusia rentan terinfeksi beberapa jenis penyakit pada musim ini.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER