7 Tips Kebiasaan Makan yang Sehat

SERUJI.CO.ID – Beberapa penyakit kronis yang diderita sekarang, seperti diabetes, hipertensi, stroke, jantung dan bahkan keganasan sangat erat kaitannya dengan apa yang kita masukkan ke dalam mulut, atau apa yang kita makan.

Sayangnya, kita takut sakit jantung, stroke, hipertensi, khawatir dengan diabetes, bisa panik kalau diberitahu menderita kanker, tapi kita tidak peduli dengan perut kita. Kita tidak berpikir panjang dengan apa yang kita masukkan ke dalamnya.

Jangankan mempertimbangkan yang halal, haram, baik, buruk, sehat atau tidakpun sering luput dari pertimbangan kita. Padahal kita tahu bahwa apa yang kita makan akan menjadi bagian dari tubuh kita.

Makanan tidak hanya akan mengalir bersama darah kita, dia akan membentuk dan bagian dari tubuh, hati dan otak kita. Makananan juga bukan hanya sekedar memberi nutrisi pada otak kita, tetapi menentukan bagaimana otak itu berkerja. Makanan tidak hanya memberi energi agar jantung dapat berdenyut, tetapi bagaimana dia dapat membagikan nutrisi ke seluruh tubuh kita.


Makanan tidak hanya akan membentuk tulang, rangka, otot-otot, syaraf kita, dan organ tubuh yang lain, tetapi menjaga agar organ itu dapat berfungsi, bekerja dengan baik. Dan, itu tidak hanya aspek fisik saja, tetapi pikiran dan emosi kita juga.

Tetapi, sekali lagi, sangat menyedihkan, di tengah-tengah kesibukan kehidupan modern sekarang ini, apa yang kita masukkan itu sering luput dari perhatian kita, maka tidak heran penyakit-penyakit itu menjadi pembunuh utama kita sekarang ini.

Kebiasaan Makan Baik Yang Dapat Kurangi Resiko Terkena Penyakit

Ilustrasi

Beberapa kebiasaan makan di bawah ini mudah-mudahan dapat membantu Anda dalam mengurangi risiko menderita penyakit seperti hipertensi, diabetes mellitus, jantung, stroke dan sebagainya;

1. Makanlah Hanya Pada Saat Lapar

merasa lapar
Lapar (ilustrasi).

Makanlah saat Anda lapar bukan pada saat anda sedih, bosan, stress, ada resepsi, undangan, atau hanya karena ada makanan yang gratis, makanan yang kelihatan menggugah selera. Bila Anda makan karena alasan ini, maka makanan yang Anda konsumsi biasanya cendrung tidak sehat, berlebihan.

Coba renungkan, ketika kita makan saat menghadiri undangan pesta perkawinan misalnya, apa yang kita lakukan? Bagaimana tabiat makan kita? Sebelum acara dimulai saja, mata kita sudah mengarah ke makanan-makanan yang sudah terhidang di sana.

Pulang dari pesta, sampai di rumah baru kita merasakan kalau tadi kita makan kekenyangan dengan bermacam keluhan. Dan, dan apa yang menjadi tujuan dari makan sendiri, seperti untuk memelihara tubuh, kenikmatan, kepuasan memperoleh energi yang cukup tidak akan tercapai, malah sebaliknya, penyakit yang akan anda dapatkan.

Tetapi, bila anda makan hanya waktu lapar, nikmatnya makanan itu akan lebih anda rasakan. Tetapi kalau anda makan karena sedih, bosan, stress, lagi bersenang-senang, anda memerlukan makanan yang lebih banyak, dan anda juga cendrung memilih makanan yang tidak sehat.

Orang yang stress tidak akan mencari sebuah apel di kulkasnya, tapi kalau, ada akan melahap donut yang bergelimang gula di dalamnya.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Pajak Turun Jadi 1%, Inilah 4 Lokasi Hunian Mewah yang Diincar Konglomerat di Jakarta

Pemberlakuan aturan baru tentang pajak hunian mewah yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 92/PMK.03/2019, digadang-gadang dapat memberikan angin segar terhadap penjualan properti khususnya di segmen atas. Aturan baru tersebut merevisi harga ambang rumah mewah dari Rp 20 miliar menjadi 30 Miliar per unit. Kemudian juga menurunkan tarif untuk pajak barang mewah dari 5% menjadi 1%.

Hindari Terjadinya Rush Money, Pakar Keamanan Minta Bank Mandiri Segera Pulihkan Sistem

Pakar keamanan siber dari Communication and Information System Security Research Center (CISSReC) Dr Pratama Persadha menyarankan agar Bank Mandiri segera memulihkan sistem guna mencegah pengambilan dana besar-besaran dari bank (rush money).

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi