7 Tips Kebiasaan Makan yang Sehat

0
115
Makan Sekeluarga. (ilustrasi)

SERUJI.CO.ID – Beberapa penyakit kronis yang diderita sekarang, seperti diabetes, hipertensi, stroke, jantung dan bahkan keganasan sangat erat kaitannya dengan apa yang kita masukkan ke dalam mulut, atau apa yang kita makan.

Sayangnya, kita takut sakit jantung, stroke, hipertensi, khawatir dengan diabetes, bisa panik kalau diberitahu menderita kanker, tapi kita tidak peduli dengan perut kita. Kita tidak berpikir panjang dengan apa yang kita masukkan ke dalamnya.

Jangankan mempertimbangkan yang halal, haram, baik, buruk, sehat atau tidakpun sering luput dari pertimbangan kita. Padahal kita tahu bahwa apa yang kita makan akan menjadi bagian dari tubuh kita.

Makanan tidak hanya akan mengalir bersama darah kita, dia akan membentuk dan bagian dari tubuh, hati dan otak kita. Makananan juga bukan hanya sekedar memberi nutrisi pada otak kita, tetapi menentukan bagaimana otak itu berkerja. Makanan tidak hanya memberi energi agar jantung dapat berdenyut, tetapi bagaimana dia dapat membagikan nutrisi ke seluruh tubuh kita.

Makanan tidak hanya akan membentuk tulang, rangka, otot-otot, syaraf kita, dan organ tubuh yang lain, tetapi menjaga agar organ itu dapat berfungsi, bekerja dengan baik. Dan, itu tidak hanya aspek fisik saja, tetapi pikiran dan emosi kita juga.

Tetapi, sekali lagi, sangat menyedihkan, di tengah-tengah kesibukan kehidupan modern sekarang ini, apa yang kita masukkan itu sering luput dari perhatian kita, maka tidak heran penyakit-penyakit itu menjadi pembunuh utama kita sekarang ini.

Kebiasaan Makan Baik Yang Dapat Kurangi Resiko Terkena Penyakit

Ilustrasi

Beberapa kebiasaan makan di bawah ini mudah-mudahan dapat membantu Anda dalam mengurangi risiko menderita penyakit seperti hipertensi, diabetes mellitus, jantung, stroke dan sebagainya;

1. Makanlah Hanya Pada Saat Lapar

merasa lapar
Lapar (ilustrasi).

Makanlah saat Anda lapar bukan pada saat anda sedih, bosan, stress, ada resepsi, undangan, atau hanya karena ada makanan yang gratis, makanan yang kelihatan menggugah selera. Bila Anda makan karena alasan ini, maka makanan yang Anda konsumsi biasanya cendrung tidak sehat, berlebihan.

Coba renungkan, ketika kita makan saat menghadiri undangan pesta perkawinan misalnya, apa yang kita lakukan? Bagaimana tabiat makan kita? Sebelum acara dimulai saja, mata kita sudah mengarah ke makanan-makanan yang sudah terhidang di sana.

Pulang dari pesta, sampai di rumah baru kita merasakan kalau tadi kita makan kekenyangan dengan bermacam keluhan. Dan, dan apa yang menjadi tujuan dari makan sendiri, seperti untuk memelihara tubuh, kenikmatan, kepuasan memperoleh energi yang cukup tidak akan tercapai, malah sebaliknya, penyakit yang akan anda dapatkan.

Tetapi, bila anda makan hanya waktu lapar, nikmatnya makanan itu akan lebih anda rasakan. Tetapi kalau anda makan karena sedih, bosan, stress, lagi bersenang-senang, anda memerlukan makanan yang lebih banyak, dan anda juga cendrung memilih makanan yang tidak sehat.

Orang yang stress tidak akan mencari sebuah apel di kulkasnya, tapi kalau, ada akan melahap donut yang bergelimang gula di dalamnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama