Presiden Abbas Kecam Trump dan Tegaskan Yerusalem Ibu Kota Abadi Palestina

0
106
palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas

RAMALLAH, SERUJI.CO.ID – Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Rabu (6/12) waktu setempat, mengutuk dan menolak pengakuan AS atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan mengatakan tindakan itu “melanggar semua resolusi bilateral dan internasional”.

Abbas mengeluarkan pernyataan tersebut di dalam pidato yang ditayangkan secara langsung oleh stasiun televisi resmi Palestina tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengakuan resminya atas Jerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Trump juga telah menginstruksikan Departemen Luar Negeri AS untuk memulai proses pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Jerusalem.

“Pengumuman tersebut takkan memberi keabsahan apa pun kepada Israel dalam masalah ini,” kata Abbas, yang kembali menegaskan bahwa Jerusalem adalah Ibu Kota abadi Palestina.

Rakyat Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota negara masa depan Palestina, sementara Israel ingin seluruh Yerusalem menjadi ibu kota abadi negara Israel.

“Masalah nasional Palestina kita berada di persimpangan jalan setelah keputusan AS mengenai Jerusalem,” kata Abbas.

“Rakyat Palestina akan tetap menjadi front persatuan yang mempertahankan Yerusalem dan perdamaian serta kebebasan dan diperolehnya hak rakyat kita guna mengakhiri pendudukan dan terwujudnya perdamaian nasionalnya,” ia menambahkan.

Ia juga mengutuk Amerika Serikat karena mengabaikan dan bertentangan dengan “konsensus internasional yang disampaikan oleh posisi berbagai negara di dunia”.

Abbas dengan jelas menyatakan bahwa pengumuman tersebut merupakan penarikan diri dari peran AS sebagai penaja proses perdamaian. Ia menambahkan tindakan itu mendorong Israel untuk melanjutkan kebijakan pendudukan, permukiman dan pembersihan etnik.

Presiden Palestina itu mengatakan pengakuan tersebut melayani kepentingan kelompok ekstremis yang berusaha menggobarkan konflik di wilayah itu untuk perang agama.

Ia mengkonfirmasi bahwa pemimpin Palestina “terus memantau perkembangan situasi, dan bekerja dalam merancang keputusan yang tepat dan prosedur melalui konsultasi dengan teman dan saudara Arab”.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu memuji pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel sebagai tindakan “bersejarah”.

Beberapa menit setelah Trump mengeluarkan pengumuman di dalam pidato di Gedung Putih, Netanyahu mengeluarkan pesan video yang telah direkam sebelumnya. Di dalam pesan tersebut, ia berterima kasih atas “keputusan berani” Trump –yang memperlihatkan komitmen Amerika pada “kebenaran kuno tapi bertahan lama”. (OANA/Ant/SU01)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
operasi pasar

Bulog Siapkan Operasi Pasar Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Aparat Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Tangerang, Banten, mempersiapkan operasi pasar (OP) sebagai antisipasi lonjakan harga sembako di pasar tradisional dan pusat...

Fitriani Gagal Rebut Angka Pertama Piala Uber Lawan Malaysia

BANGKOK, SERUJI.CO.ID - Pemain Indonesia Fitriani gagal meraih angka pertama bagi tim putri Indonesia, setelah menyerah kepada Soniia Cheah dari Malaysia 21-10, 17-21, 14-21...
tenaga kerja asing

Terkait Serbuan TKA, Ini Tanggapan Presiden Jokowi

PADANG, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menanggapi isu maraknya serbuan tenaga kerja asing khususnya dari China dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Senin (21/5), setelah salah...

Dikalahkan Persela Lamongan, Persija Ajukan Protes ke PSSI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Persija Jakarta secara resmi mengajukan protes resmi kepada Komisi Disiplin PSSI dan PT Liga Indonesia Baru terkait kepemimpinan wasit Annas Apriliandi...

PM Mahathir Setuju Bentuk Tim Khusus 1MDB

KUALA LUMPUR, SERUJI.CO.ID - Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad setuju untuk membentuk tim khusus penyelidikan 1MDB untuk menjalankan penyelidikan terperinci, melakukan perampasan aset...