Anggota Al-Qaida Sergap Militer Yaman, 11 Prajurit Tewas

0
50
Ilustrasi.

ADEN, SERUJI.CO.ID –¬†Sedikitnya 11 prajurit Yaman tewas setelah anggota Al-Qaida yang bersenjata menyergap rombongan militer di Provinsi Hadhramatuh, Yaman Tenggara, pada Rabu malam (28/3), kata seorang pejabat keamanan.

Serangan mematikan tersebut dilancarkan oleh sekelompok pria bersenjata anggota Al-Qaida di Lembah Hajar di Provinsi Hadhramauth dan mengincar rombongan militer yang terdiri atas tiga kendaraan, kata sumber keamanan itu, yang tak ingin disebutkan jatidirinya.

Kebanyakan tentara yang tewas berasal dari pasukan Yaman yang baru direkrut dan didukung oleh Uni Emirat Arab (UAE) dan sebagian anggota Pasukan Operasi Khusus di Hadhramauth, kata sumber tersebut.

Loading...

Ia menambahkan tambahan pasukan Yaman yang didukung UAE dikirim ke lokasi penyerangan di Lembah Hajar cuma beberapa jam setelah serangan itu.

Satu sumber suku di daerah tersebut mengkonfirmasi sejumlah tentara hilang setelah serangan itu.

“Para penyerang dari Al-Qaida menghujani rombongan tersebut dengan tembakan gencar dari berbagai arah dan tentara tak bisa menyelamatkan diri,” kata sumber suku itu, yang juga tak ingin disebutkan jatidirinya.

Selama dua tahun belakangan, Al-Qaida di Jazirah Arab (AQAP) dan kelompok lain gerilyawan termasuk IS telah aktif beroperasi di bagian selatan Yaman.

Gerilyawan Al-Qaida dan kelompok IS sering melancarkan pemboman pinggir jalan dan bunuh diri terhadap pasukan keamanan Yaman yang dipusatkan di beberapa provinsi di negeri tersebut.

Negara Arab miskin itu telah dicengkeram perang saudara sejak gerilyawan Syiah dukungan Iran, Al-Houthi, menguasai sebagian besar wilayah negeri tersebut dengan menggunakan kekuatan dan merebut semua provinsi Yaman Utara termasuk Ibu Kotanya, Sana’a, pada 2014.

Arab Saudi memimpin koalisi militer Arab yang ikut-campur di Yaman pada 2015 untuk mendukung pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi setelah gerilyawan Al-Houthi memaksa dia hidup di pengasingan.

PBB telah mencatat Yaman sebagai salah krisis kemanusiaan nomor satu di dunia, dan tujuh juta warga Yaman berada di jurang kelaparan serta kolera yang mengakibatkan lebih dari 2.000 kematian. (Ant/SU03)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU