close

PM Thailand Kunjungi Tim Sepak Bola Anak yang Hilang di Gua

THAILAND, SERUJI.CO.ID – Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha mengunjungi tempat 12 anak laki-laki dan pelatih sepak bola mereka yang hilang di dalam gua, dan memberikan dorongan kepada para peenyelamat dan menghibur keluarga mereka.

Pencarian di gua yang terendam air dan terletak di bagian utara Thailand itu memasuki hari keenam pada Jumat (29/6).

Anak-anak yang berusia antara 11 tahun dan 16 tahun itu, dan asisten pelatih mereka yang berusia 25 tahun hilang setelah mereka memutuskan untuk menjelajahi kompleks gua Tham Luang di Provinsi Chiang Rai, kendati sudah ada peringatan bagi para pengunjung bahwa jalan-jalan dan ruang-ruang di dalam gua rawan terendam banjir.

Sepeda-sepeda dan sepatu sepak bola milik anak-anak itu ditemukan dekat pintu masuk, dan para penolong berpendapat sidik jari di dalam gua itu bisa ditinggalkan oleh kelompok itu. Tetapi pencarian sejauh ini belum menemukan jejak lain.


Usaha untuk menemukan anak-anak itu telah mencengkeram negara di Asia Tenggara tersebut, dan PM Prayuth berkata kepada para penolong sebelum memasuki gua tersebut.

“Lakukan apa yang bisa dikerjakan, pemerintah akan mendukungnya,” kata Prayuth.

“Saya tak cemas dengan pekerjaan para staf tetapi saya cemas dengan waktu yang terus bergulir bagi mereka yang hilang di dalam gua itu,” ujar Prayuth kepada para pejabat.

“Saya sudah datang untuk memberikan dukungan dan semangat,” ujar dia.

Tim-tim penyelamat internasional, termasuk satu orang yang dikirim oleh Komando Pasifik Amerika Serikat (PACOM), membantu tentara Thailand, angkatan laut dan kepolisian dalam operasi pencarian yang terhalang oleh hujan deras.

Rencana-rencana mengebor sisi gunung semalam untuk mengeluarkan air dari dalam kompleks gua yang luas berhasil sebagian.

Baca juga: Tim Sepak Bola Anak yang Hilang di Gua Belum Ditemukan

“Kami dapat mengebor sisi itu,” kata Gubernur Chiang Rai Narongsak Osatanakorn kepada wartawan.

Gua sepanjang 10 kilometer itu merupakan salah satu yang terpanjang di Thailand. Para pengunjung biasanya diizinkan hanya masuk hingga 800 meter ke dalam gua, yang punya reputasi sulit untuk menjelajah.

Seorang pria yang pernah hilang di dalam gua itu pada tahun 2002 bersama dengan empat temannya mengingat kembali pengalamannya di dalam “labirin itu,” dengan mengatakan saya masih hidup adalah sebuah keajaiban.

Para anggota keluarga yang tampak kelelahan waspada dekat gua itu sementara mereka menunggu perkembangan tentang usaha pencarian orang-orang yang mereka cintai.

Prayuth berbicara dengan para anggota keluarga setelah mengunjungi gua itu.

“Mereka atlit. Mereka kuat,” kata dia kepada kerabat anak-anak tersebut dalam usaha untuk menghibur mereka. (Ant/Su02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Dari Mahathir Sampai Erdogan, Jokowi Sebut Dapat Ucapan Selamat Atas Sukses Gelaran Pemilu

"Kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong," kata Presiden di Plataran Restoran di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

Penggagas Jember Fashion Carnaval, Dynand Fariz Meninggal Dunia di Jember

Dynand wafat di Rumah Sakit Jember Klinik, Kabupaten Jember Jawa Timur pada pukul 03.55 WIB, diusianya yang ke 55 tahun.

Peringati HUT ke-2, AMSI Jatim Gelar Kontes Jurnalistik dan Seminar Anti Hoax

"Dalam peringatan AMSI ini kami ingin melibatkan banyak pihak, khususnya pegiat pers kampus online dan kartunis Indonesia, dengan menggelar berbagai lomba," jelas Pemimpin Umum Lensaindonesia.com ini.

Soal Pertemuan dengan Prabowo, MenPAN RB Tegaskan UAS Tidak Langgar Netralitas ASN

"Saya tegaskan lagi, pernyataan staf KemenPAN-RB (soal UAS) bukan pendapat resmi kami," kata Menteri Syafruddin dalam jumpa pers di Kementerian PAN RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Unggul Tipis di Jabar, Prabowo Menang Telak di Sumbar

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dengan perolehan suara sebesar 9.226 suara atau 86,89 persen. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf memperoleh 1.391 suara atau sebesar 13,11 persen.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

Dari Mahathir Sampai Erdogan, Jokowi Sebut Dapat Ucapan Selamat Atas Sukses Gelaran Pemilu

"Kita telah menerima ucapan selamat dari PM Malaysia Mahathir Mohamad dan juga PM Singapura Lee Hsien Loong," kata Presiden di Plataran Restoran di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (18/4).

Soal Pertemuan dengan Prabowo, MenPAN RB Tegaskan UAS Tidak Langgar Netralitas ASN

"Saya tegaskan lagi, pernyataan staf KemenPAN-RB (soal UAS) bukan pendapat resmi kami," kata Menteri Syafruddin dalam jumpa pers di Kementerian PAN RB, Jakarta, Kamis (18/4).

Hitung Sementara C1 KPU: Jokowi Unggul Tipis di Jabar, Prabowo Menang Telak di Sumbar

Dari data sementara tersebut, pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga menang telak dengan perolehan suara sebesar 9.226 suara atau 86,89 persen. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf memperoleh 1.391 suara atau sebesar 13,11 persen.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

TERPOPULER

Tak Diduga, Quick Count: PKS Bersaing dengan Parpol Papan Atas dan Unggul dari Demokrat

Bukan hanya mampu menyodok ke papan tengah, PKS juga mampu bersaing ketat dengan partai-partai yang diprediksi akan menempati papan atas pada Pemilu 2019 ini, seperti PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan NasDem.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jokowi Unggul di Seluruh TPS Pemilih dengan Gangguan Jiwa di Panti Cipayung

"Yes Pak Jokowi menang! Saya ingin main bersama Pak Jokowi jika bapak menang," kata Yusuf Fransisco, salah satu ODGJ di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Cipayung.

Hasil Hitung Sementara Scan C1 KPU: Jokowi Unggul 59,47 Persen, Prabowo 40,53 Persen

Pantauan SERUJI pada pukul 11.50 WIB, Rabu (18/4) scan C1 yang berasal dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah diupload ke situs tersebut dan berhasil dihitung adalah sebanyak 1.924 dari 813.350 TPS se Indonesia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi