Tidak Didampingi Pengacara Selama Sidang, Hakim Vonis Aktor Malaysia 11 Tahun

0
87
Benjy
Benjy saat menjalani sidang putusan perkara narkotika di PN Medan, Rabu (18/10/2017). (foto:Mica/Seruji)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada Khaireyll Benjamin Bin Ibrahim alias Benjy (38). Aktor asal Malaysia ini dinyatakan bersalah memiliki narkotika jenis sabu-sabu seberat 4,5 gram.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama 11 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar, subsider 3 bulan kurungan,” kata majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (18/10).

Menurut majelis hakim, terdakwa Benjy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak dan melawan hukum memiliki dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman seberat 4,5 gram, sesuai dakwaan subsidair Pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setelah menjatuhkan hukuman, Hakim Wahyu bertanya pada Benjy, apakah dia mengerti tentang hukuman yang dijatuhkan.

“Sedikit-sedikit saya mengerti,” ucap Benjy.

Melihat Benjy yang tampak kebingungan, hakim kembali mengulangi menjelaskan hukuman yang dijatuhkan. Akhirnya Benjy pun menyatakan dirinya mengerti.

Majelis hakim memberi kesempatan kepada terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk pikir-pikir selama tujuh hari atau mengajukan banding atas putusan itu.

“Saya pikir-pikir,” ungkap Benjy.

Seusai persidangan, Benjy mengeluhkan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim terlalu berat.

“Sebelas tahun itu berat, saya cuma pemakai,” sebutnya.

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria F Tarigan meminta agar Benjy dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selama proses persidangan, Benjy tidak didampingi penasihat hukum. Padahal ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. Pengacara prodeo pun tidak tampak mendampingi sepanjang proses persidangan. Bahkan pihak Konsulat Malaysia tak tampak hadir mendampingi Benjy.

Benjy ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai Kualanamu pada Selasa, 18 April 2017 sekitar pukul 21.30 WIB. Benjy yang datang ke Medan dengan menumpang pesawat Malindo Air Nomor Penerbangan OD-322 tujuan Kualalumpur-KNIA menyimpan 4,5 gram sabu di dalam duburnya.

Berdasarkan pemeriksaan, Benjy mengaku sabu yang dibawanya untuk kepentingan pekerjaan dirinya yang berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ). Barang haram itu dikonsumsinya sejak 10 tahun terakhir agar tidak mengantuk saat bekerja.

Benjy mengaku datang ke Medan untuk mencari bakat DJ pemula. Benjy yang juga pernah terlibat perkara narkotika di Malaysia diketahui cukup dikenal di negaranya. Selain dia juga sebagai aktor, almarhum ibunya merupakan aktris ternama di Malaysia, Azean Irdawaty Yusoef atau lebih dikenal sebagai Azean Irdawaty. Dia terkenal sebagai penyanyi dan primadona layar perak era 1970-an dan 1980-an di negeri jiran itu. (Mica/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU