Tidak Didampingi Pengacara Selama Sidang, Hakim Vonis Aktor Malaysia 11 Tahun

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman 11 tahun penjara kepada Khaireyll Benjamin Bin Ibrahim alias Benjy (38). Aktor asal Malaysia ini dinyatakan bersalah memiliki narkotika jenis sabu-sabu seberat 4,5 gram.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa selama 11 tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar, subsider 3 bulan kurungan,” kata majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (18/10).

Menurut majelis hakim, terdakwa Benjy terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak dan melawan hukum memiliki dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman seberat 4,5 gram, sesuai dakwaan subsidair Pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Setelah menjatuhkan hukuman, Hakim Wahyu bertanya pada Benjy, apakah dia mengerti tentang hukuman yang dijatuhkan.

“Sedikit-sedikit saya mengerti,” ucap Benjy.

Melihat Benjy yang tampak kebingungan, hakim kembali mengulangi menjelaskan hukuman yang dijatuhkan. Akhirnya Benjy pun menyatakan dirinya mengerti.

Majelis hakim memberi kesempatan kepada terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk pikir-pikir selama tujuh hari atau mengajukan banding atas putusan itu.

“Saya pikir-pikir,” ungkap Benjy.

Seusai persidangan, Benjy mengeluhkan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim terlalu berat.

“Sebelas tahun itu berat, saya cuma pemakai,” sebutnya.

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dibandingkan tuntutan jaksa. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maria F Tarigan meminta agar Benjy dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selama proses persidangan, Benjy tidak didampingi penasihat hukum. Padahal ancaman hukumannya di atas 5 tahun penjara. Pengacara prodeo pun tidak tampak mendampingi sepanjang proses persidangan. Bahkan pihak Konsulat Malaysia tak tampak hadir mendampingi Benjy.

Benjy ditangkap oleh petugas Bea dan Cukai Kualanamu pada Selasa, 18 April 2017 sekitar pukul 21.30 WIB. Benjy yang datang ke Medan dengan menumpang pesawat Malindo Air Nomor Penerbangan OD-322 tujuan Kualalumpur-KNIA menyimpan 4,5 gram sabu di dalam duburnya.

Berdasarkan pemeriksaan, Benjy mengaku sabu yang dibawanya untuk kepentingan pekerjaan dirinya yang berprofesi sebagai Disc Jockey (DJ). Barang haram itu dikonsumsinya sejak 10 tahun terakhir agar tidak mengantuk saat bekerja.

Benjy mengaku datang ke Medan untuk mencari bakat DJ pemula. Benjy yang juga pernah terlibat perkara narkotika di Malaysia diketahui cukup dikenal di negaranya. Selain dia juga sebagai aktor, almarhum ibunya merupakan aktris ternama di Malaysia, Azean Irdawaty Yusoef atau lebih dikenal sebagai Azean Irdawaty. Dia terkenal sebagai penyanyi dan primadona layar perak era 1970-an dan 1980-an di negeri jiran itu. (Mica/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bersama Prabowo-Sandi Wujudkan Pengelolaan Hutan Berbasis Keseimbangan Alam

Hutan hujan merupakan kunci dari perubahan iklim di dunia. Luas hutan hujan hanya 2% dari total luas daratan yang terbentang di Kongo, Indonesia dan Amazon. Kondisi ketiga wilayah hutan hujan tersebut saat ini cukup parah, sehingga diduga sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim dan meningkatnya jumlah bencana berkali lipat.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER