Polres Jember Tangkap Sindikat Pencuri Gula

JEMBER, SERUJI.CO.ID – Aparat Kepolisian Resor Jember menangkap lima tersangka yang diduga sebagai pelaku sindikat pencurian gula pasir saat melakukan aksinya di sebuah gudang yang dijadikan garasi truk di Jalan Otista Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (24/4) sore.

“Anggota Polres Jember bersama Polsek Jenggawah menangkap kawanan pelaku saat tersangka melakukan aksinya dengan mencoblos karung gula pasir di sebuah gudang garasi di Jalan Otista, Kecamatan Ajung,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo di lokasi kejadian Jalan Otista, Kabupaten Jember.

Lima tersangka pencuri gula pasir yang ditangkap polisi tersebut berinisial FN (50) yang merupakan sopir, US (48), RN (32), YZ (40), dan AG (40) yang semuanya merupakan warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

“Para tersangka membawa gula dari Pabrik Gula (PG) Jatiroto sebanyak 25 ton untuk dibawa ke Jember atas perintah CV Sumber Rejeki Jember dengan menggunakan truk gandeng dan mereka singgah di sebuah gudang untuk melakukan kejahatannya yang kini dijadikan garasi kendaraan truk,” katanya.

Tersangka menggunakan alat penusuk yang terbuat dari besi dan paralon untuk mengurangi isi karung gula pasir yang rata-rata diambil sekitar 3 ons per karungnya, sehingga hasil gula curian itu dijual kembali kepada masyarakat.

“Selama ini pelaku FN merupakan sopir ekspedisi yang mengantar barang ke Surabaya, namun tidak jarang pelaku disuruh mengambil pesanan gula di PG Jatiroto dan saat itulah pelaku mengambil kesempatan dengan mengajak tiga rekannya dan satu tersangka lagi merupakan penjaga gudang sebagai lokasi untuk mengurangi gula pasir dalam karung,” tuturnya.

Barang bukti yang berhasil disita polisi yakni empat buah alat penusuk yang terbuat dari besi dan paralon, satu unit truk gandeng Mitsubishi warna merah, gula pasir seberat 50,6 kilogram, empat botol air mineral besar yang sudah dipotong, 100 karung gula pasir yang sudah dilubangi oleh tersangka.

“Tersangka dijerat pasal 363 KUHP yakni secara bersama-sama melakukan pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Kelima pelaku terdiri dari sopir, tiga kernet dan penjaga gudang, serta truk gandeng yang digunakan mengangkut gula diamankan untuk diproses lebih lanjut, sedangkan pelaku menjual kemana saat ini masih dikembangkan,” ujarnya.

Dari pengakuan tersangka, modus pencurian dengan cara mengurangi kiriman gula di tengah jalan tersebut sudah dilakukan sebanyak tiga kali dan keempat kalinya gagal dilakukan karena ditangkap anggota Polres Jember dan Polsek Jenggawah. (Ant/SU01)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER