Polres Indramayu Sita Ratusan Liter Miras Oplosan

INDRAMAYU, SERUJI.CO.ID – Kepolisian Resor Indramayu, Jawa Barat menyita seratusan liter minuman beralkohol jenis ciu untuk menghindari korban jiwa akibat minuman keras oplosan yang marak di Jawa Barat dan Jakarta akhir-akhir ini.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat adanya pedagang yang menjual minuman beralkohol dan itu meresahkan mereka,” kata Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin di Indramayu, Kamis (12/4).

Dari tangan seorang pedagang berinisial SM yang beralamatkan di Desa Kenanga Blok Krajan RT/RW 02/01 Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, polisi menyita 26 jeriken yang berisi 25 liter ciu per jerikennya.

Selain itu kata Arif, polisi juga menyita delapan dus yang berisi 25 botol ciu per dusnya, tiga plastik berisi 350 botol kosong.

“Semua barang bukti yang disita itu langsung dibawa ke Mapolres Indramayu,” ujarnya.

Arif menuturkan penyitaan tersebut merupakan upaya Kepolisian sebagai pengayom masyarakat untuk melindunginya dari barang yang membahayakan.

Razia juga digencarkan diseluruh wilayah hukumnya terutama miniman beralkohol yang diduga akan dijadikan minuman oplosan yang membahayakan bagi masyarakat.

Razia yang dilakukan oleh jajaran Polres Indramayu mengenai peredaran minuman beralkohol, karena di dua daerah yaitu di Kabupaten Bandung dan Sukabumi minuman beralkohol terutama yang oplosan telah merenggut nyawa puluhan orang. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Disabilitas Mental dan Pemilu

Ketika Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asy'ari menyampaikan bahwa KPU mendata pemilih penyandang disabilitas mental atau sakit jiwa, muncul pertanyaan penderita penyakit jiwa mana yang diberikan hak untuk memilih?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.