Polisi Sita Ratusan Botol Miras Oplosan di Medan

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Petugas Polsek Sunggal melaksanakan razia di lokasi penjualan minuman keras, dan berhasil menyita sebanyak 216 botol minuman yang diduga oplosan.

Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna kepada wartawan di Medan, Selasa (17/4), mengatakan, razia yang dilakukan aparat keamanan itu, untuk mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) oplosan yang meresahkan masyarakat.

Apalagi, bagi masyarakat yang meminum miras oplosan itu, sangat berbahaya bagi kesehatan dan sudah banyak jatuhnya korban jiwa seperti yang terjadi di berbagai daerah.

“Meminum miras oplosan tersebut, harus dihindari karena dapat menimbulkan terjadi kejahatan,” ujar Kompol Wira.

Ia mengatakan, tujuan kegiatan tersebut, untuk mencari miras pabrikan yang tidak ada izin, sekaligus mencegah miras oplosan beredar di masyarakat.

Dalam melaksanakan razia itu, pihaknya menggerebek sebuah toko miras yang berada di Jalan Binjai Km 15 Desa Sumber Melati, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

Dari toko tersebut, pihaknya mengamankan ratusan botol pabrikan miras tanpa izin, kemudian dilakukan penyitaan.

Barang bukti miras yang berhasil diamankan antara lain Scot botol besar sebanyak 36 botol, Mansion house brandy 250 ml 36 botol, dan Kamput botol besar 36 botol.

Kemudian, Anggur Merah sebanyak 24 botol, Mansion house kecil 48 botol, dan Vigour sebanyak 36 botol.

“Seluruh barang minuman keras yang dilarang pemerintah itu, dibawa ke Polsek Sunggal,” kata Kompol Wira. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.