Polisi Bogor Bongkar Makam Pelajar Korban Duel Gladiator

Ia mengatakan kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak keluarga korban dan 11 saksi yang terdiri dar para penonton dan pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut, baik dari siswa pelajar SMA Budi Mulya maupun SMA Mardi Yuana.

Lebih lanjut ia mengatakan tindakan yang telah dilakukan kepolisian dengan adanya kabar kematian tersebut, pihak Polsek Bogor Utara yang dipimpin Kapolsek Kompol Wijayanti beserta Kanit Reskrim AKP Bambang Gunadi dan Kanit Intel AKP Maman Firman dan Bhabimkamtibmas Tegal Gundil Aiptu Anwas mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, menginterogasi para saksi yang ada di sekitar TKP.

Kapolsek kala itu telah mendatangi kediaman korban di sekitar Istana Batu Tulis untuk bertemu ibu korban melakukan komunikasi. Didapat informasi bawa ibu korban awal mula mendapat kabar kematian anaknya dari RS Azra bahwa anaknya telah meninggal dunia, dan diberi surat kematian dari pihak rumah sakit.

Kapolsek Bogor Utara mengundang ibu korban ke Maplsek untuk berkomunikasi guna membuat laporan polisi dan dijelaskan pula terkait mekanisme penyidikan bahwa akan adanya proses autopsi (pemeriksaan kedalam) terhadap jenazah korban sebagai keharusan dan pelengkap dalam proses penyelidikan.

“Namun ibu korban dan pihak keluarga keberatan dengan langkah hukum serta proses hukum untuk melakukan autopsi,” katanya.

Ia mengatakan telah dilaksanakan mediasi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor dimediatori Kadisdik Edgar Suratman yang kala itu menjabat, dengan mengundang kepala sekolah Budi Mulia dan kepala sekolah Mardi Yuana, tanpa melibatkan kepolisan.

Pihak Polsek mengetahui mediasi tersebut dan berinisiatif membuat laporan polisi model A. Namun penyidikan kasus tersebut belum tuntas karena pelaku sudah di keluarkan dari sekolah dan pindah keluar kota.

“Kasus kembali mencuat setelah adanya curhatan ibu korban di akun sosialnya,” katanya.

Syarif mengatakan Polsek Bogor Utara melakukan upaya hukum dengan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap ibu korban dan bapak korban, serta pemeriksaan saksi-saksi yang terkait.

“Mendalami kasus secara profesional dan proposional, membentuk tim gabungan unit reskrim Polsek Bogor Utara dan Reskrim Polresta Bogor menindaklanjuti perkara hingga tuntas didukung pihak keluarga,” kata Syarif. (Ant/SU02)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER