Polda Sumut Limpahkan Perkara Abu Tours ke Makassar

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Penyidik Ditreskrimum Polda Sumatera Utara secepatnya akan melimpahkan berkas perkara Travel Abu Tours yang beralamat di Jalan Abdullah Lubis Medan, dalam dugaan penipuan ratusan calon pesera umroh ke tanah suci Mekkah, ke Polda Sulawesi Selatan.

Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan, Selasa (10/4), mengatakan, pelimpahan berkas perkara itu Makassar karena kantor Pusat Travel Abu Tours berada di daerah tersebut.

Sehubungan dengan itu, menurut dia, maka seluruh berkas perkara Travel Abu Tours di Medan yang telah ditangani Polda Sumut harus diserahkan ke Polda Sulawesi Selatan.

“Biarlah perkara Abu Tours yang ada di Medan, dan Polda Sulawesi Selatan yang mengusutnya,” ujar AKBP MP Nainggolan.

Ia menjelaskan, Polda Sumut juga telah menetapkan sebagai tersangka Pimpinan Cabang Travel Abu Tours Medan yang berinisial Anw, karena diduga menipu ratusan calon peserta umroh di daerah itu.

Namun, setelah Anw ditetapkan tersangka, pimpinan biro perjalanan umroh di Kota Medan itu menghilang dan diduga melarikan diri ke Makassar.

“Tersangka Anw, saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO) dan masih dilakukan pencarian oleh Polda Sumut,” ucapnya.

Nainggolan menjelaskan, pelimpahan berkas perkara Abu Tours ke Polda Sumut karena ada imbauan dari Bareskrim Polri agar setiap polda yang menangani perkara umroh tersebut harus melimpahkannya ke Polda Sulawesi Selatan.

Kantor Travel Abu Tours yang beroperasi di Kota Medan hanya perwakilan saja. Sedangkan, kantor pusatnya berada di Kota Makassar.

Seluruh biaya yang diterima dari calon peserta umroh di Medan, telah diserahkan seluruhnya ke kantor Pusat Travel Abu Tours di Makassar.

“Yang menentukan keberangkatan peserta umroh ke Mekkah adalah kantor pusat Travel Abu Tours di Makassar,” ucap mantan Kapolres Nias itu Selatan itu. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Diserbu Penumpang, Tarif Kapal Pelni Kendari-Jakarta Hanya Rp529 Ribu

Kebetulan harga tiket kapal laut milik Pelni masih relatif murah. Untuk penumpang dewasa dari Kendari hingga Tanjung Priuk, Jakarta Utara hanya dibanderol Rp529 ribu, termasuk tiket kapal super ekspres Jetliner Kendari-Baubau hanya Rp100 ribu perpenumpang.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.