Tidak Hanya Eni Saragih, Suaminya Juga Ikut Diamankan KPK

0
204
  • 360
    Shares
Eni Saragih saat menemani suaminya Muhammad Al Khadziq berkampanye di Temenggung. (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada Jumat (13/7) kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan anggota DPR RI dari fraksi Golkar Eni Maulani Saragih, tapi juga suaminya Muhammad Al Khadziq.

Muhammad Al Khadziq adalah pemenang Pilkada Kabupaten Temanggung, yang berpasangan dengan Heri Ibnu Wibowo pada Pilkada Serentang 27 Juli 2018 yang lalu.

Al-Khadziq diduga ikut terlibat kasus suap kesepakatan kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1, yang juga menyeret istrinya, Eni Saragih.

Loading...

Untuk diketahui, Al Khadziq bersama 12 orang lainnya termasuk yang diamankan dalam serangkaian kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Jumat (13/7) sore hingga Sabtu (14/7) dini hari.

“Jadi, 13 yang kami amankan hanya dua orang yang menjadi tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Artinya yang lain dilakukan proses pemeriksaan karena dipandang mengetahui bagian dari peristiwa,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (14/7) malam.

Al Khadziq bersama dua orang lainnya masing-masing dua staf dari Eni merupakan rombongan terakhir yang diamankan KPK pada Sabtu (14/7) dini hari. Ketiganya diamankan di rumah Eni di kawasan Larangan, Tangerang.

Setelah melakukan pemeriksaan dan dilanjutkan gelar perkara dalam waktu 1×24 jam, KPK pun meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan dua orang tersangka, yakni anggota Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih (EMS) dan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyatakan lembaganya belum menemukan adanya indikasi suap yang diterima Eni juga berkaitan dengan pancalonan suaminya itu dalam proses Pilkada.

“Ini belum sampai ke sana. Jadi, kami masih fokus pada hari ini untuk kasus pemberian suap yang terjadi kemarin,” pungkasnya. (Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU