Menguak Sejarah Topeng Malangan yang Tercipta Sejak Jaman Kerajaan Kanjuruhan

Mengenal sejarah dan budaya bangsa sendiri, akan membuat anda semakin jatuh cinta dengan negeri ini.

0
11
  • 2
    Shares
Sejarah topeng malangan (foto: istimewa)
Sejarah topeng malangan
SERUJI.CO.ID – Selain terkenal dengan wisata kulinernya, Malang juga punya budaya turun temurun yang menarik untuk dipelajari. Bahkan tak sedikit sekolah yang memasukkan budaya ini sebagai materi perlajaran, yaitu topeng malangan.
Topeng malangan, adalah sebuah tradisi dan budaya yang berkaitan dengan salah satu kerajaan yang pernah ada di Indonesia, yakni kerajaan Kanjuruhan. Dilansir dari lingkarmalang.com, raja yang paling dikenal saat memimpin kerajaan Kanjuruhan adalah Raja Gajayana.
Saat dipimpin oleh beliau, kerajaan mengalami masa-masa keemasan. Budaya topeng ini juga mulai diperkenalkan saat Raja Gajayana memimpin. Dimulai ketika masuk abad ke-8 masehi, raja memerintahkan membuat sandiwara untuk menghibur rakyatnya, yang ditokohkan melalui topeng-topeng.
Topeng malangan sendiri terinspirasi dari kebudayaan India. Ini karena sejarah kerajaan Kanjuruhan menyebutkan, jika saat itu kerajaan didominasi dengan adanya sastra dari negeri India. Asimilasi budaya India sendiri juga punya pengaruh kuat dalam perdagangan di kerajaan tersebut, melalui para saudagar asal India.
Cerita yang dikisahkan dalam topeng pun, adalah cerita yang sering dipentaskan di India, seperti kisah Ramayana dan kisah Mahabarata. Hal yang membuat sandiwara topeng ini sakral adalah, dicampurnya budaya dan nilai religi.
Saat pemerintahan kerajaan Kanjuruhan berganti dari Raja Gajayana ke Raja Erlangga, kesenian topeng berubah menjadi kebudayaan biasa. Pertunjukan menggunakan topeng pun berubah, dari awalnya seni drama menjadi seni tari. (Nia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU