close

Pungli Dana Bos, Mantan Kadis Pendidikan Langkat Dihukum Setahun Bui

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan menjatuhkan pidana penjara kepada mantan Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Langkat, Salam Syahputra selama 1 tahun. Dia terbukti bersalah melakukan pungutan liar (pungli) dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama satu tahun, denda Rp50 juta, subsider 1 bulan kurungan,” kata majelis hakim yang diketuai Nazar Effendi dalam sidang yang digelar di ruang Cakra VI, Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (9/4) sore.

Majelis hakim juga membacakan putusan terhadap tiga terdakwa lainnya yakni Kepala SMPN 3 Tanjung Pura sekaligus Koordinator MK2SN/Korwil Langkat Hilir Sukarjo, kemudian Kepala SMPN 3 Stabat sekaligus Bendarahara MK2SN Patini, dan Kepala SMPN 2 Gebang sekaligus Korwil Langkat Teluk Haru, Restu Balian Hasibuan.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada keempat terdakwa masing-masing selama 1 tahun penjara dan denda sebesar Rp50 juta subsidair 1 bulan kurungan,” ujar majelis hakim.


Keempat terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Menanggapi putusan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat, Irwan Marbun yang sebelumnya menuntut keempat terdakwa masing-masing selama satu tahun dua bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan menyatakan pikir-pikir.

Sedangkan para terdakwa yang diketahui sudah 6 bulan mendekam di dalam penjara sejak ditahan penyidik ini langsung menyatakan terima.

“Terima kasih yang mulia majelis. Kami terima atas putusan ini,” ucap keempat terdakwa kompak.

Untuk diketahui, kasus ini bermula ketika Tim Saber Pungli Polda Sumut melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat, Salam Syahputera bersama 10 orang lainnya, terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat SMP pada Oktober 2017 lalu. Saat OTT berlangsung, petugas mengamankan 11 orang.

Ke 11 orang ini tertangkap di SMP Negeri 4 Sei Lepan di Desa Harapan Makmur, Sei Lepan, Langkat, saat para kepala sekolah sedang menyetorkan potongan Dana BOS dari delapan SMP.

Dalam penangkapan ini, petugas juga menyita barang bukti berupa uang tunai Rp76 juta, daftar hadir peserta rapat, buku catatan bendahara, berisi kutipan dana BOS. Belakangan dari 11 orang yang diamankan, polisi akhirnya hanya menetapkan empat orang sebagai tersangka. (Mica/Hrn)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Diduga Kelelahan, Seorang Anggota KPPS Hulu Sungai Selatan Meninggal Dunia

KANDANGAN, SERUJI.CO.ID - Anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS)...

33 TPS di Banten Menggelar Pemungutan Suara Ulang

LEBAK, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten,...

Sembilan Pelaku Pemalsuan Materai Diserahkan ke Kejaksaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi melimpahkan sembilan orang dalam kasus...

Tunggu Rekapitulasi Provinsi dan Kabupaten, KPU RI Belum Mulai Rekapitulasi Nasional

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI belum bisa...

Beredar Video Pembakaran Surat Suara, Bawaslu RI Tunggu Laporan dari Daerah

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI sampai...

Pria Lebih Suka Mencari Rumah Dibandingkan Perempuan

Sepanjang tahun 2018 persentase pengunjung pria berjumlah 55,5% sementara perempuan 44,5%.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Real Count KPU Sementara: Pertarungan Antar Pulau, Prabowo Unggul di 2 Pulau, Sisanya Jokowi

SERUJI mengelompokkan perolehan suara berdasarkan pulau-pulau yang ada di Indonesia dan pemilihan luar negeri. Ada enam kelompok pulau yang kami susun, yakni Sumatera, Jawa, Bali-Nusra, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua.

Real Count KPU: Jarak Keunggulan Prabowo Makin Besar dari Jokowi di Sumatera

Keunggulan Prabowo-Sandiaga di pulau Sumatera cukup jauh meninggalkan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Dari data scan C1 yang sudah masuk di sistem perhitungan (Situng) KPU sebesar 12.542.295 suara, Prabowo-Sandiaga raih sebanyak 7.220.181 suara atau  57,57 persen suara

Berikut Peta Perolehan Suara Sementara Pilpres 2019 di Pulau Jawa

Di pulau Jawa, dengan total DPT Pemilu 2019 sebanyak 110.686.690 pemilih, jumlah suara yang sudah masuk sebanyak 20.852.357 suara (18,84%).

Tentang Korupsi Sektor Publik