Dugaan Kasus Suap, Perdana Menteri Israel Dituntut Polisi

JERUSALEM, SERUJI.CO.ID – Polisi Israel pada Selasa (13/2) menyarankan agar tuntutan suap, penipuan dan pelanggaran kepercayaan diajukan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam dua kasus korupsi terpisah.

Setelah penyelidikan selama satu bulan, polisi menyerahkan rekomendasi mereka kepada Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit, yang akan memutuskan apakah akan mengajukan dakwaan terhadap perdana menteri Israel tersebut.

Di dalam satu pernyataan resmi, polisi mengatakan mereka telah menyimpulkan bahwa ada “cukup bukti” yang memberatkan Netanyahu dalam kasus itu.

Dalam kasus pertama, yang dinamakan “Kasus 1000”, Netanyahu diduga menerima suap dari seorang pengusaha Israel dan hartawan Hollywood Arnon Milchan, dan seorang pengusaha Australia James Packer.


Polisi mengatakan antara 2007 dan 2016, Netanyahu dan keluarganya menerima cerutu mahal, champagne dan perhiasan dengan nilai satu juta shekel (282.800 dolar AS).

“Setelah Netanyahu terpilih kembali sebagai Perdana Menteri pada 2009, lingkup dan seringnya pengiriman barang meningkat tajam”, kata pernyataan tersebut.
Sebagai imbalan atas barang-barang itu, Netanyahu diduga mendekati para pejabat AS dan meminta mereka memperpanjang visa Milchan ke Amerika Serikat.

Ia juga bertindak untuk menggolkan satu peraturan dan memberi pengecualian pajak karena mengembalikan warga negara Israel yang tinggal di luar negeri selama lebih dari 10 tahun, yang dikenal dengan nama “Milchan Bill”, dan membantu Milchan mendorong penanaman modalnya di media Israel.

Dalam kasus lain, yang diberi nama “Kasus 2000”, Netanyahu diduga menerima suap dari Arnon Mozes, penerbit Yedioth Aharonoth, salah satu harian terbesar di Israel.

Polisi mengatakan Netanyahu dan Mozes mengadakan pembicaraan mengenai “kesepakatan pertukaran”. Dalam kesepakatan tersebut, Netanyahu akan menerima cakupan yang mendukung di Yediot Aharonoth sebagai imbalan bagi digolkannya peraturan dan tindakan lain yang akan membatasi distribusi Israel Hayom, pesaing utama Yedioth.

Netanyahu berkeras bahwa ia tak bersalah di dalam pernyataan video yang disiarkan oleh semua saluran utama di negeri itu dan di laman Facebooknya.

KONSULTASI

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.
Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Ibu Muda Ini Sudah Harus Cuci Darah, Inilah Penyebabnya

Usia masih muda, tapi wanita ini sudah harus menjalani cuci darah rutin. Apa penyebabnya? simak penjelasan dr. Irsyal Rusad., dokter spesialis penyakit dalam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Katakanlah dengan Meme: Genre Baru Komunikasi Politik

Meme politik, bagaimana pengaruhnya dalam perpolitikan terkini

Menang Hadapi Persidago, Pelatih: Persebaya Masih Perlu Banyak Pembenahan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai permainan timnya...

Pernah Ditertibkan, APK di Jalan Utama Payakumbuh Masih Langgar Aturan

PAYAKUMBUH, SERUJI.CO.ID - Badan Pengawas Pemilu Payakumbuh, Sumatera Barat,...

Warga NU Yang Tak Pilih Kyai Ma’ruf di Pilpres 2019, Habib Hasan: Keterlaluan

PURWOREJO, SERUJI.CO.ID - Rais Suriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama...

Lukman Edy Tuding Puisi Neno Warisman Sesat dan Puncak Kebohongan Kubu Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Politikus PKB Lukman Edy menilai puisi...

Lawan Indonesia, Vietnam Yakini Semifinal Selesai Dalam 90 Menit

KAMBOJA, SERUJI.CO.ID - Pelatih Tim Nasional Vietnam U-22 Nguyen...

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Menteri Pariwisata Panen Omelan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga tiket pesawat hingga kini ternyata...

Survei IndEX: Elektabilitas PDIP Terus Anjlok Jelang Hari Pemilihan

Kembali elektabilitas PDIP diprediksi terpuruk pada Pemilu 2019 ini.

Bantah Tudingan Berkhianat, Begini Alasan PBB Akhirnya Dukung Jokowi

Menolak disebut berkhianat, ini alasan PBB dukung Jokowi

TERPOPULER

Merasa Diperlakukan Tidak Adil, Ketua DPC Gerindra Gunung Kidul Akan Gugat KPU

Ketua DPC Partai Gerindra Gunung Kidul, Ngadiyono Ngadiyono mempertanyakan keputusan KPU Gunung Kidul yang mencoret namanya sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Daftar Calon Tetap Pemilu 2019.

Kampanye di Lembaga Pendidikan, Caleg PSI Ditetapkan Sebagai Tersangka

Caleg PSI jadi tersangka pidana pemilu.

Jusuf Kalla Imbau Tidak Gunakan Masjid Sebagai Tempat Kampanye

Jusuf Kalla imbau masjid jangan digunakan untuk kampanye. Setuju kan?