Mengapa Penting Pakai Sarung Tangan Bagi Pesepeda Motor?

Jakarta, Seruji.com– Boleh jadi Anda termasuk salah seorang yang tidak suka menggunakan sarung tangan saat bepergian dengan sepeda motor. Alasan ‘ribet’, kurang nyaman, hingga malas biasanya menjadi faktor utama, padahal sarung tangan memiliki peran yang cukup penting sebagai bagian dari alat pelindung diri saat berkendara.

Sebagai pesepeda motor yang cerdas, tentunya memahami manfaat sarung tangan saat bersepeda motor.

Proteksi
Gesekan konstan setang motor dengan kulit Anda, terutama ketika Anda sedang berkeringat, berpotensi menyebabkan lecet. Memakai sarung tangan mencegah lecet tersebut, ataupun gesekan yang lainnya yang menimbulkan ketidaknyamanan karena getaran yang dihasilkan saat melibas jalanan.

Grip
Beberapa jenis sarung tangan motor dilengkapi dengan karet, sehingga Anda lebih mudah mencengkeram setang di cuaca yang panas, basah, atau lembab. Jika grip Anda semakin baik, kontrol sepeda motor pun akan lebih baik.

Suhu
Sarung tangan juga berfungsi untuk memberikan kehangatan saat cuaca dingin karena hujan. Jika Anda mencengkeram benda dingin seperti setang, Anda bisa dengan mudah kehilangan panas di tangan Anda. Sarung tangan akan membantu Anda menghindari hipotermia saat melintasi daerah yang dingin. Di musim kemarau, sarung tangan juga berfungsi melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

Keamanan
Fungsi terakhir ini adalah fungsi yang paling esensial dari penggunaan sarung tangan saat mengendarai motor. Sarung tangan sedikit banyak membantu mengurangi cedera serius pada bagian tangan jika terjadi kecelakaan. Biasanya, pada saat terjadi benturan atau terjatuh, gerak refleks tangan akan langsung melindungi bagian tubuh yang lainnya dan ini berpotensi menyebabkan tangan terluka.

Jadi masih berpikir tidak penting mengenakan sarung tangan saat bersepeda motor? (ls)

*Dari berbagai sumber

Foto: lucky-rider.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda