Kapal Pesiar Halal Khusus Wisatawan Muslim

1
231
Turki Halal Cruise menyediakan kapal pesiar halal untuk wisatawan muslim.

ISTANBUL – Sektor wisata di Turki bertambah lagi setelah sebuah perusahaan pelayaran wisata menyediakan kapal pesiar halal untuk wisatawan muslim pada 2017 ini. Kapal tersebut akan berlayar di sepanjang Sungai Danube, Sungai Nil, dan Sungai Rhine. Kapal secara eksklusif akan melayani umat Islam.

Di kapal, akan tersedia segala sesuatu yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Hal itu seperti produk makanan halal, spa terpisah untuk pria dan wanita, kolam renang dan pusat olahraga untuk wanita, sarana ibadah yang  luas dan sauna tradisonal Turki yang terpisah antara perempuan dan laki-laki. Kapal akan mulai beroperasi pada Juli mendatang dengan kapasitas lebih dari 150 penumpang yang dijalankan oleh perusahaan pariwisata Turki Halal Cruise.

Penumpang akan menikmati wisata dua sampai enam hari. Nantinya, penumpang akan mengunjungi empat negara, termasuk Austria dan Serbia. Selama kunjungan ke masing-masing kota, penumpang akan didampingi oleh pemandu wisata senior yang khusus dalam bidang sejarah.

“Kapal pesiar ini akan menjadi kesempatan untuk mempelajari budaya Turki dan masakannya. Koki akan mempersiapkan hidangan tradisional Anatolian maupun yang populer dari era Ottoman. Setiap aspek dari persiapan makanan akan dilakukan sesuai dengan nilai-nilai Islam,” ujar general manager Helal Cruise, Unal Uluçay seperti dilansir dailysabah.com dan diwartakan suaramuslim.net.

Ulucay menjelaskan, perusahaan telah menerima minat yang lebih besar dari yang diproyeksikan sebelumnya. Selain penumpang lokal (30 persen dari pangsa pasar), target konsumen terbesar adalah Muslim dari negara-negara Asia dan Afrika serta Australia, Timur Tengah, dan AS. Menurut Ulucay, nantinya keluarga Muslim tidak harus membatasi diri untuk melakukan liburan di pantai. Karena kapal ini adalah pilihan yang baik.

Untuk hiburan, operator pariwisata menawarkan program yang sesuai dengan gaya hidup penumpang. Seniman akan bergabung dengan tur pelayaran dan menawarkan kursus gratis pada seni tradisional Turki seperti ebru, atau marmer.

Manajer operasi perusahaan, Mehmet Buyan, mengatakan, mereka akan mengatur acara budaya yang berbeda untuk setiap negara wisatawan. Perjalanan wisata menggunakan kapal ini menghabiskan biaya sekitar 999 hingga 2.000 euro.

Menurut Asosiasi Hotel Wisata Mediterania (AKTOB), di Turki, lebih dari 50 hotel menawarkan layanan konservatif.  Seperti hotel Antalya, Istanbul, Izmir, Aydın, Muğla dan Ankara. Malaysia, Turki, dan Uni Emirat Arab menjadi tiga negara tujuan favorit bagi wisatawan muslim.

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Hari Reresik Malioboro

Wisatawan Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir di Yogyakarta

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Keluhan wisatawan terkait tarif parkir kendaraan yang melebihi ketentuan saat libur Lebaran, khususnya di kawasan wisata Kota Yogyakarta mewarnai lini massa di...

Seorang Warga Nunukan Digigit Buaya

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Seorang warga Kampung Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mengalami luka-luka akibat digigit buaya pada Ahad (17/6), sekitar pukul 10.30...
Mochamad Iriawan

Terungkap Pengusul Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar, Mendagri: Presiden Jokowi

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Teka-teki siapa pengusul Komisari Jendral Polisi M. Iriawan sebagai Pejabat Gubernur Jawa Barat, menggantikan Ahmad Heryawan, terjawab saat pelantikan Iriawan yang...

Satpam Sekolah Gagalkan Pencurian Laptop

PONOROGO, SERUJI.CO.ID - Satpam SMPN 2 Jetis, Marni menggagalkan pencurian "laptop" atau komputer jinjing yang dilakukan dua orang tersangka, Randy dan Dika keduanya warga Kabupaten...

Abrasi Laut Ancam Wisata Tanjung Lesung

BANTEN, SERUJI.CO.ID - Abrasi air laut berpotensi mengancam puluhan meter jalan utama menuju destinasi wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, yang menjadi pilihan favorit...