Tapi Penembak Massal Itu Bukan Seorang Muslim….

2
175
Stephen Paddock, Marilou Danly
Pelaku penembakan massal Stephen Paddock (kiri), dan pasangannya Marilou Danly (kanan). (Foto: National Post)

(Oleh: Denny JA)

Dari jendela Mandalay Bay, hotel mewah.
Dari jiwa yang gelisah.
Dari pikiran yang gila tiba tiba.
Dari hati yang dibakar kecewa.
Meluncur ratusan peluru:
Derderder derder derder….
Suara senjata tak henti berbunyi.
Berkali kali.

Bukan bunyi itu benar yang nyeri.
Pentas musik juga sedang berbunyi.
Tapi astaga!
Kerumunan massa di Las Vegas, bergelimpangan.
Puluhan mati.
Ratusan luka.
Wahai, itu bukan sekedar bunyi.

Las Vegas berduka. Juga Amerika. 
Juga dunia.
Penembaknya:
– seorang tua, kaya raya, entah mengapa, dan ini temuan penting: Ia bukan seorang Muslim.

Jika saja penembak massal itu seorang Muslim.
Jika saja ia berteriak “Allahu Akbar” sebelum membunuh.
Jika saja ada jejak fotonya memegang Al-Quran.
Jika saja terlacak ia berkomunikasi dengan ISIS atau Al Qaedah, atau sejenisnya.
Jika saja ia dari Timur Tengah,
Reaksi dunia akan beda,
walau jumlah yang mati sama.

Jika saja penembak massal seorang Muslim,
Segera muncul dimana- mana: Save Las Vegas.”
Atau “Las Vegas adalah Saya.”
Social media akan jauh lebih heboh, rumput kering terbakar.

Handphone lebih menggeliat, meronta, berlomba suara.
Team hore lebih birahi, sahut-sahutan.
Para cerdik adu pandai menafsir ayat.

Jika saja penembak massal itu seorang Muslim.
Para politisi segera bersidang soal revisi UU teroris. 
Anggaran belanja negara ditata ulang untuk tahun depan.
Para aktivis siapkan proposal soal deradikalisasi agama.
Menjadi sibuk merancang seminar.
TV akan beda bunyi.
Koran akan beda cerita.

Jika saja penembak massal itu seorang Muslim.
Para pendongeng lebih berimajinasi.
Bulanpun disulap matahari.

Tapi pembunuh Massal itu bukan seorang Muslim.
Walau jumlah yang mati sama.
Walau pembunuh sama gila.
Dunia tak seheboh.

Terdiam Darta di pojok sana.
Dunia yang gila tak lagi terbuka mata:
Siapapun bisa gila,
apapun agama.

Oktober 2017

(Arif R)

SUMBERInspirasi.co
BAGIKAN
loading...

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Danau Lawutung

Eksotis, Danau Lawutung Masih Menyimpan Mistis

SUMBA, SERUJI.CO.ID - Danau Lawutung yang terletak di desa Kadahang kecamatan Hahar, kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satu danau yang berada...

KNPI NTT Minta Novanto Kooperatif Hadapai Proses Hukum

KUPANG, SERUJI.CO.ID - Kasus Korupsi KTP-el yang menimpa Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, jadi perhatian Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...
Pembagian kartu e-tol

Dibuka Awal 2018, Tol Soker Hanya Layani Transaksi Non Tunai

SOLO, SERUJI.CO.ID - Tol Solo-Kertosono (Soker) mulai dioperasikan pada Januari 2018. Sistem pembayaran tol sepenuhnya akan dilakukan secara nontunai atau menggunakan kartu e-toll. Pembayaran dengan...

KANAL WARGA TERBARU

1

Suami yang Bertanggungjawab

Suami yang Bertanggungjawab Sore itu, saya sedang nemeni anak bermain sambil baca-baca SERUJI . Terdengar suara motor memasuki halaman rumah, sesaat kemudian  seorang bapak-bapak  bicara...
20171119_103818

Empat Cara Mengenali Seseorang dari Akun Sosial Media Miliknya

1. Cara penulisan kata2 2. Cara berkomunikasi dengan orang lain (bahasa) 3. Perilaku bersosmed. Apa aja yg diupload. Membaca eksistensi dan pengakuan yg diharapkan dan diperoleh. 4....
Posyandu

Masuk 10 Besar Kabupaten, Posyandu Dewi Asih Jalani Penilaian Lomba

KLATEN, SERUJI.CO.ID - Posyandu Dewi Asih, Desa Dukuh, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, pada Rabu (25/10), menjalani penilaian lomba Posyandu tingkat Kabupaten. Tim penilai bukan hanya...